Pontianak (Kemenag Kalbar) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi, Anuar Akhmad, menghadiri acara Pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II Non-Optimalisasi Formasi Tahun 2024 di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan ini berlangsung di Aula Asrama Haji Pontianak pada hari Kamis, 23 Oktober 2025, dan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia melalui media Zoom Meeting.
Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat beserta jajaran, para Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se-Kalimantan Barat, serta 283 PPPK yang resmi dilantik pada hari ini. Selain pelantikan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus KORPRI di lingkungan Kementerian Agama masa bakti 2025 s.d. 2027.
Secara nasional, Kementerian Agama Republik Indonesia melantik sebanyak 13.254 orang PPPK yang tersebar di seluruh provinsi. Momentum ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah dalam memperkuat sumber daya manusia aparatur negara, khususnya di lingkungan Kementerian Agama, agar semakin profesional, berintegritas, dan memiliki semangat pengabdian tinggi.
Dalam sambutan yang disampaikan secara virtual, Menteri Agama Republik Indonesia, Bapak Nazarudin Umar, menegaskan kembali pentingnya memahami nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN)dan menjaga jati diri ASN Kementerian Agama. Beliau menekankan bahwa status PPPK bukan hanya persoalan administratif, tetapi juga merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi. ASN Kemenag diharapkan mampu menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai moderasi beragama, integritas, serta profesionalitas dalam melayani masyarakat.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Kalimantan Barat, Muhajirin Yanis, dalam arahannya memberikan pembinaan kepada seluruh peserta yang dilantik. Beliau menyampaikan ucapan selamat kepada para PPPK yang baru saja resmi bergabung dalam keluarga besar Kementerian Agama. Dalam pesannya, beliau menekankan bahwa pengangkatan ini bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan tonggak awal pengabdian dan tanggung jawab yang lebih besar terhadap bangsa dan negara.
“Perbaharui niat dalam bekerja. Menjadi PPPK bukan hanya soal status, tetapi tentang pengabdian, integritas, dan disiplin. Bangun kerjasama yang solid, jaga koordinasi, serta jadilah teladan dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat,” ujarnya penuh semangat.
Kehadiran Kepala Kemenag Melawi dalam kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap para PPPK di lingkungan Kementerian Agama. Ia juga berharap, para pegawai yang baru dilantik, khususnya 16 orang pegawai PPPK dari Kemenag Melawi dapat memberikan kontribusi positif bagi kemajuan instansi, khususnya dalam mewujudkan visi dan misi Kementerian Agama untuk menciptakan pelayanan yang berkualitas, profesional, serta berlandaskan nilai-nilai keagamaan dan kebangsaan.
Dengan dilantiknya ribuan PPPK di seluruh Indonesia, diharapkan akan lahir aparatur negara yang berintegritas, berdedikasi, dan siap menjadi garda terdepan dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis dan moderat, sesuai dengan semangat Kementerian Agama Republik Indonesia.
Kepala Kantor Kemenag Melawi Hadiri Pelantikan PPPK Tahap II di Aula Asrama Haji Pontianak
