Melawi (Kemenag Kalbar) – Kementerian Agama Kabupaten Melawi menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) lanjutan aplikasi Srikandi bagi pegawai di Aula Kemenag Melawi, Senin (4/11) pukul 14.00 WIB. Kegiatan ini dimentori oleh Imam Fajar Saputra, didampingi Kasubbag TU, Fazli Aminuddin, serta diikuti oleh sejumlah pegawai dari satuan kerja.
Aplikasi Srikandi (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) merupakan platform digital nasional yang dikembangkan untuk mengelola tata naskah dinas secara elektronik. Melalui aplikasi ini, seluruh proses surat-menyurat mulai dari surat masuk hingga surat keluar dapat dilakukan secara aman, cepat, efisien, dan terdokumentasi dengan baik.
Dalam arahannya, Imam Fajar menjelaskan bahwa penggunaan Srikandi tidak hanya sekadar menggantikan sistem manual, tetapi juga menjadi bagian dari transformasi digital birokrasi menuju pemerintahan yang bersih dan transparan.
“Aplikasi Srikandi menjamin keamanan dan kerahasiaan surat dinas, sekaligus mempermudah proses administrasi antarunit kerja. Dengan sistem ini, pengelolaan arsip dan disposisi dapat dilakukan secara terintegrasi dan terdokumentasi dengan baik,” jelas Imam.
Peserta bimtek mendapat pendampingan langsung mengenai fitur-fitur utama Srikandi, seperti pembuatan surat dinas elektronik, disposisi digital, pengarsipan dokumen, serta mekanisme persetujuan dan tanda tangan elektronik. Dalam sesi praktik, peserta diajak melakukan simulasi alur surat masuk dan keluar agar mampu mengaplikasikannya secara mandiri di lingkungan kerja masing-masing.
Setelah kegiatan bimbingan selesai, Kasubbag TU, Fazli Aminuddin, turut memberikan arahan kepada seluruh peserta. Ia menegaskan pentingnya komitmen bersama dalam menerapkan Srikandi di seluruh satuan kerja, termasuk di madrasah negeri di bawah Kemenag Melawi.
“Kami berharap satuan kerja madrasah negeri di bawah Kemenag Melawi juga segera menerapkan aplikasi Srikandi. Dengan begitu, seluruh administrasi dan surat-menyurat di lingkungan Kemenag dapat terintegrasi secara nasional dan berjalan lebih efisien,” ujarnya.
Melalui bimtek lanjutan ini, Kemenag Melawi berkomitmen memperkuat literasi digital dan tata kelola persuratan elektronik di lingkungan kerja, sejalan dengan visi Kementerian Agama dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, akuntabel, dan modern.
Dengan penerapan Srikandi secara menyeluruh, diharapkan pelayanan publik Kemenag Melawi dapat berlangsung lebih cepat, tepat, dan efisien, serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan berbasis digital yang andal dan berintegritas.
Perkuat Pemahaman Penggunaan Srikandi, Kemenag Melawi Adakan Bimtek Lanjutan
