Kasi Bimas Islam Wakili Kakan Kemenag Melawi Hadiri Musda I ICMI Orda Melawi

Melawi (Kemenag Melawi) — Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi, Nono Soemantri, mewakili Kepala Kantor Kemenag Melawi menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) I Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Kabupaten Melawi, yang digelar di Kabupaten Melawi.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Melawi yang hadir mewakili Bupati Melawi. Musda turut dihadiri oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Melawi, para pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam, tokoh agama, akademisi, serta sejumlah cendekiawan Muslim di Kabupaten Melawi.

Musda I ICMI Orda Melawi menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan arah dan program kerja ICMI di Kabupaten Melawi untuk lima tahun ke depan. Forum ini juga menjadi wadah silaturahmi dan diskusi strategis guna mendorong kontribusi pemikiran serta peran aktif cendekiawan Muslim dalam mendukung pembangunan daerah.

Dalam pelaksanaan Musda I tersebut, peserta sidang secara mufakat menetapkan Muhammad Qamarul Khair sebagai Ketua ICMI Orda Kabupaten Melawi periode 2026–2031. Proses pemilihan berlangsung secara aklamasi setelah mendapatkan dukungan dan persetujuan dari seluruh peserta yang memiliki hak suara.

Terpilihnya Muhammad Qamarul Khair diharapkan mampu membawa ICMI Orda Melawi menjadi organisasi yang semakin aktif dalam memberikan kontribusi pemikiran, penguatan sumber daya manusia, serta pemberdayaan masyarakat melalui berbagai program yang bermanfaat bagi umat dan daerah.

Pada kesempatan tersebut, Nono Soemantri menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musda I ICMI Orda Melawi yang berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Menurutnya, ICMI memiliki peran strategis dalam menghimpun potensi intelektual umat Islam untuk turut serta mendukung pembangunan daerah.

“ICMI merupakan wadah para cendekiawan Muslim yang memiliki peran penting dalam memberikan kontribusi pemikiran dan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat. Sinergi antara pemerintah, ulama, akademisi, dan organisasi kemasyarakatan perlu terus diperkuat demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Melalui Musda I ini, diharapkan kepengurusan yang baru dapat menjalankan amanah organisasi dengan baik serta menghadirkan program-program yang inovatif, produktif, dan berdampak positif bagi kemajuan Kabupaten Melawi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *