Melawi (Kemenag Melawi) — Pentingnya menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama menjadi pesan utama yang disampaikan Penyelenggara Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi, Roni, saat menjadi pembina Apel Rabu pagi di halaman Kantor Kemenag Melawi, Rabu (19/8/2026).
Apel tersebut diikuti oleh seluruh ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi. Dalam arahannya, Roni mengajak seluruh ASN untuk terus menjaga sikap toleransi serta menghormati keberagaman agama dan budaya yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia, khususnya di Kalimantan Barat.
Roni juga mengingatkan ASN agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial maupun menyampaikan pendapat di ruang publik. Menurutnya, setiap komentar dan informasi yang disampaikan hendaknya tidak mengandung unsur yang dapat memecah belah bangsa, memicu konflik, atau mengganggu kerukunan umat beragama.
Dalam arahannya, ia turut menyinggung polemik yang terjadi pada awal Agustus 2026 di Desa Mekar Utama, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, terkait pembangunan Gereja GMII Filadelfia di Dusun Batu Kegendang. Pemerintah kecamatan sebelumnya mengeluarkan imbauan penghentian sementara pembangunan tersebut dalam rangka menjaga kerukunan umat beragama sembari menunggu proses musyawarah di tingkat kabupaten.
Roni menekankan bahwa berbagai persoalan yang berkaitan dengan kehidupan antarumat beragama perlu disikapi secara bijaksana, mengedepankan komunikasi, musyawarah, serta semangat saling menghormati. Menurutnya, perbedaan tidak seharusnya menjadi alasan untuk saling menjauh atau mempertentangkan satu sama lain.
“Toleransi itu harga mati. NKRI dipenuhi keberagaman budaya dan agama. Karena itu, toleransi menjadi cara kita untuk saling menghargai dan menjaga keutuhan negara,” pesannya.
Ia juga mengajak seluruh ASN Kemenag Melawi untuk menjadi bagian dari upaya menjaga suasana kehidupan beragama yang damai dan harmonis. Sebagai aparatur Kementerian Agama, ASN diharapkan mampu menjadi teladan dalam membangun komunikasi yang sehat serta merawat kerukunan di tengah masyarakat.
Apel Rabu pagi tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama. Melalui pesan yang disampaikan, seluruh ASN Kemenag Melawi diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga toleransi, persatuan, dan kerukunan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam merawat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
