Melawi (Kemenag Melawi) — Suasana penuh antusias terlihat saat Penyelenggara Buddha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi, Titik Suhartinah, mengikuti panen kangkung di halaman Kantor Kemenag Melawi, Rabu (19/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Ekoteologi yang dikembangkan di lingkungan Kantor Kemenag Melawi.
Titik Suhartinah menyambut positif kegiatan pemanfaatan lahan kantor tersebut. Menurutnya, kegiatan menanam, merawat hingga memanen tanaman menjadi pengalaman sederhana yang mengajarkan kepedulian terhadap alam sekaligus membangun kebiasaan untuk menjaga lingkungan.
“Bagi saya, Ekoteologi ini merupakan kegiatan yang sangat baik karena mengajak kita untuk tidak hanya berbicara tentang kepedulian terhadap alam, tetapi juga mempraktikkannya secara langsung. Menanam dan merawat tanaman merupakan bentuk sederhana dari kepedulian kita terhadap lingkungan,” ungkap Titik.
Ia menilai semangat tersebut selaras dengan nilai metta dalam ajaran Buddha, yaitu cinta kasih dan niat baik yang tidak hanya diarahkan kepada sesama manusia, tetapi juga mendorong sikap menghargai kehidupan dan lingkungan sekitar.
“Metta mengajarkan kita untuk mengembangkan cinta kasih dan kepedulian. Ketika kita merawat tanaman dan menjaga lingkungan, kita belajar untuk menghargai kehidupan serta menciptakan kondisi yang baik bagi semua makhluk,” tambahnya.
Menurut Titik, program Ekoteologi juga memberikan manfaat lain bagi lingkungan kantor. Lahan yang sebelumnya kurang dimanfaatkan dapat menjadi lebih hijau, produktif, dan memberikan hasil yang bisa dinikmati bersama.
Panen kangkung tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari langkah sederhana. Tidak harus selalu dalam bentuk kegiatan besar, tetapi dapat dilakukan melalui kebiasaan menanam, merawat, menjaga kebersihan, dan memanfaatkan lingkungan secara bijaksana.
Ia berharap program Ekoteologi di Kemenag Melawi dapat terus dikembangkan dan melibatkan semakin banyak pegawai.
“Semoga kegiatan ini terus berlanjut. Dari hal kecil seperti menanam dan memanen, kita bisa membangun kesadaran yang lebih besar untuk menjaga alam. Semoga semangat metta dan kepedulian terhadap lingkungan semakin tumbuh di lingkungan Kemenag Melawi,” pungkasnya.
Program Ekoteologi Kemenag Melawi diharapkan menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada pelayanan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
