Pegawai Kantor Kemenag Melawi Antusias Panen Kacang Panjang di halaman kantor, bukti nyata Program Ekoteologi tetap diberdayakan

Melawi (Kemenag Melawi) — Program Ekoteologi di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi terus diberdayakan melalui pemanfaatan lahan di sekitar kantor. Salah satunya terlihat dari kegiatan panen kacang panjang yang dilakukan pegawai Kemenag Melawi, Sri Dewi dan Nurmila, di halaman kantor.

Dengan penuh antusias, keduanya memanen kacang panjang yang sebelumnya ditanam dan dirawat sebagai bagian dari kegiatan Ekoteologi. Hasil panen tersebut menjadi bukti bahwa lahan di lingkungan kantor dapat dimanfaatkan secara produktif sekaligus mendukung upaya menciptakan lingkungan kerja yang lebih hijau dan asri.

Sri Dewi menyampaikan bahwa kegiatan menanam hingga memanen memberikan kepuasan tersendiri. Menurutnya, hasil yang diperoleh menjadi penyemangat untuk terus merawat tanaman dan memanfaatkan lahan yang tersedia.

“Senang melihat tanaman yang kita rawat bisa tumbuh dan akhirnya dapat dipanen. Ini menunjukkan bahwa lahan di sekitar kantor bisa dimanfaatkan untuk kegiatan yang positif dan produktif,” ujarnya.

Senada dengan itu, Nurmila mengatakan bahwa program Ekoteologi memberikan pengalaman sederhana namun memiliki manfaat besar dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan.

“Mulai dari menanam, menyiram, merawat sampai panen, semuanya membutuhkan perhatian dan kebersamaan. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin banyak tanaman yang bisa kita kembangkan,” ungkapnya.

Program Ekoteologi Kemenag Melawi menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan lahan secara sederhana dan berkelanjutan. Berbagai tanaman yang ditanam di halaman kantor tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga menghasilkan pangan yang dapat dimanfaatkan.

Kegiatan panen kacang panjang juga menjadi momentum untuk mengingatkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari tempat kerja dan dari langkah-langkah sederhana. Dengan memanfaatkan lahan yang ada, lingkungan kantor dapat menjadi lebih hijau sekaligus produktif.

Melalui keberlanjutan program Ekoteologi, Kemenag Melawi terus mendorong keterlibatan pegawai dalam menjaga lingkungan, memanfaatkan sumber daya secara bijak, serta membangun kebiasaan positif yang dapat memberikan manfaat secara langsung.

Panen kacang panjang tersebut pun menjadi gambaran bahwa Ekoteologi bukan sekadar gagasan, melainkan terus dihidupkan melalui aksi nyata di lingkungan Kantor Kemenag Melawi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *