MIN 1 Melawi Gelar Rapat Teknis Menyikapi Masa Belajar dari Rumah (BDR) Antisipasi Dampak Karhutla

Melawi (Kemenag Melawi) — Dalam rangka mengantisipasi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap kesehatan dan keselamatan warga madrasah, MIN 1 Melawi melaksanakan rapat teknis terkait pelaksanaan Masa Belajar dari Rumah (BDR).

Rapat tersebut diikuti oleh Kepala Madrasah, dewan guru, dan tenaga kependidikan MIN 1 Melawi. Pertemuan menjadi langkah kesiapsiagaan madrasah dalam menyikapi kondisi lingkungan dan kualitas udara yang dapat terdampak asap akibat karhutla.

Dalam rapat, pihak madrasah membahas sejumlah teknis pelaksanaan BDR, mulai dari mekanisme pembelajaran, penyampaian materi, pemberian tugas, komunikasi antara guru dengan orang tua atau wali murid, hingga pemantauan keterlibatan peserta didik selama mengikuti pembelajaran dari rumah.

Kepala MIN 1 Melawi menegaskan bahwa kesehatan dan keselamatan peserta didik, guru, serta seluruh warga madrasah menjadi perhatian utama. Namun, kondisi tersebut diupayakan tidak menghambat keberlangsungan proses pembelajaran.

“Melalui rapat teknis ini, kita menyamakan langkah dan memastikan proses pembelajaran tetap berjalan dengan baik. Yang paling utama adalah menjaga kesehatan dan keselamatan peserta didik serta seluruh warga madrasah,” ungkapnya.

Selain kesiapan teknis pembelajaran, madrasah juga mengimbau orang tua atau wali murid untuk mendampingi anak selama BDR, memperhatikan kondisi kesehatan, serta membatasi aktivitas di luar rumah apabila kualitas udara tidak memungkinkan.

Pelaksanaan BDR diharapkan tetap memberikan ruang bagi peserta didik untuk belajar secara terarah dari rumah. Guru juga diharapkan terus menjaga komunikasi dengan orang tua agar perkembangan pembelajaran dan kondisi peserta didik dapat dipantau dengan baik.

MIN 1 Melawi berkomitmen untuk terus melakukan koordinasi dan evaluasi terhadap pelaksanaan BDR dengan memperhatikan perkembangan kondisi lingkungan serta arahan dari pihak berwenang.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah menjaga keseimbangan antara keberlangsungan pendidikan dan perlindungan kesehatan peserta didik di tengah kondisi karhutla.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *