Melawi (Kemenag Melawi) — MTs Negeri 1 Melawi melaksanakan aksi penanaman pohon berbasis Ekoteologi sebagai bagian dari rangkaian Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027 pada Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini bertujuan menanamkan karakter cinta lingkungan, tanggung jawab, dan semangat gotong royong kepada murid baru sejak hari pertama mengenal kehidupan madrasah.
Kegiatan diawali dengan arahan Kepala MTs Negeri 1 Melawi, Fakhrudin, yang mengajak seluruh peserta didik untuk menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari pengamalan ajaran Islam. Menurutnya, menjaga kelestarian alam merupakan tanggung jawab setiap manusia sebagai khalifah di bumi.
“Program Ekoteologi mengajarkan kita bahwa menjaga alam bukan hanya kewajiban sosial, tetapi juga bagian dari ibadah. Pohon yang ditanam hari ini diharapkan menjadi amal jariyah yang terus memberikan manfaat bagi sesama dan lingkungan,” ujar Fakhrudin.
Sebagai simbol dimulainya kegiatan, Fakhrudin melakukan penanaman bibit pohon yang kemudian diikuti oleh dewan guru, panitia, dan seluruh peserta MATAMUDA. Dengan penuh antusias, para murid baru menanam berbagai jenis bibit pohon di lingkungan madrasah sebagai upaya menciptakan suasana belajar yang hijau, asri, dan nyaman.
Melalui kegiatan tersebut, para murid tidak hanya memperoleh pengalaman langsung dalam menjaga lingkungan, tetapi juga memahami bahwa setiap tindakan pelestarian alam merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus bentuk kepedulian terhadap ciptaan-Nya.
Kegiatan ini merupakan implementasi Program Ekoteologi Kementerian Agama yang mendorong terbangunnya budaya peduli lingkungan melalui aksi nyata di lingkungan pendidikan. Nilai-nilai yang ditanamkan diharapkan mampu membentuk generasi yang memiliki karakter peduli lingkungan, bertanggung jawab, serta mampu membangun kebiasaan hidup yang berkelanjutan.
Melalui aksi penanaman pohon dalam rangka MATAMUDA, MTs Negeri 1 Melawi menegaskan komitmennya untuk mencetak generasi madrasah yang beriman, berakhlakul karimah, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan. Pohon-pohon yang ditanam diharapkan menjadi simbol harapan, kepedulian, dan warisan hijau bagi generasi mendatang, sekaligus menjadikan lingkungan madrasah semakin hijau, sejuk, nyaman, dan menyenangkan sebagai tempat belajar.
