Kemenag Melawi Lanjutkan Safari Pendidikan, Fokus Evaluasi Sarpras Lembaga Pendidikan Al-Qur’an Ath Thalibiin

Melawi (Kemenag Kalbar) — Kementerian Agama Kabupaten Melawi kembali melaksanakan Safari Pendidikan sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan mutu lembaga pendidikan keagamaan di daerah. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di Lembaga Pendidikan Al-Qur’an Ath Thalibiin, Senin (10/11), yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Melawi, Anuar Akhmad didampingi Kasi Pendidikan Islam, Muhammad Qamarul Khair, Pengawas Madrasah, Sudirman serta sejumlah staf.

Kunjungan ini tidak sekadar seremonial, tetapi menjadi langkah strategis dalam memastikan sarana dan prasarana pendidikan keagamaan di tingkat akar rumput benar-benar mendukung proses pembelajaran yang efektif. Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi (monev), tim meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana lembaga, menilai ketercapaian standar, mengidentifikasi kendala di lapangan, serta memberikan rekomendasi perbaikan berkelanjutan.

Kepala Kemenag Melawi, Anuar Akhmad menyampaikan bahwa monev semacam ini menjadi bagian penting dari upaya pembinaan lembaga pendidikan Islam di bawah binaan Kemenag. “Kami ingin memastikan setiap lembaga tumbuh dengan dukungan sarana dan prasarana yang layak, dikelola secara efisien, serta selaras dengan kebutuhan peserta didik. Monev ini bukan sekadar penilaian, tapi juga pendampingan agar lembaga terus berinovasi,” ujarnya.

Dari hasil pengamatan, tim menemukan bahwa kondisi sarpras di berbagai TPQ dan LPQ masih beragam. Beberapa lembaga telah memiliki fasilitas yang cukup memadai, seperti ruang kelas, musala, asrama, perpustakaan, dan fasilitas olahraga. Namun, sebagian lainnya masih menghadapi keterbatasan, antara lain luas musala yang belum mencukupi, koleksi buku perpustakaan yang terbatas, dan minimnya sarana teknologi seperti komputer untuk mendukung pembelajaran digital.

Selain aspek fisik, tim juga menyoroti perlunya peningkatan pada manajemen pengelolaan sarpras. Walaupun sejumlah fasilitas sudah tersedia, proses pemeliharaan dan pemanfaatannya dinilai masih perlu perhatian agar benar-benar menunjang pembelajaran secara optimal.

Menurut Kasi Pendis, Muhammad Qamarul Khair, hasil monev ini akan menjadi dasar penyusunan rekomendasi dan rencana tindak lanjut ke depan. “Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada laporan saja, tetapi benar-benar menjadi bahan pembenahan bagi lembaga dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan,” jelasnya.

Kegiatan Safari Pendidikan ini sekaligus menunjukkan keseriusan Kemenag Melawi dalam menjalankan fungsi pembinaan terhadap lembaga pendidikan keagamaan. Melalui langkah nyata seperti ini, diharapkan kualitas pendidikan Islam di Kabupaten Melawi semakin meningkat dan mampu melahirkan generasi Qurani yang unggul, berkarakter, serta berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *