Beri Sambutan pada Pelepasan dan Wisuda Tahfiz Siswa Kelas IX MTsN 2 Melawi, Kasi Pendis Kemenag Melawi Sampaikan Madrasah Pilihan Tepat untuk Membentuk Generasi Berilmu dan Berakhlak

Melawi (Kemenag Melawi) — Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi, Muhammad Qamarul Khair, menyampaikan bahwa madrasah merupakan salah satu pilihan pendidikan terbaik bagi anak-anak karena memadukan pendidikan umum dengan pendidikan keagamaan yang menjadi fondasi penting dalam pembentukan karakter.

Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada kegiatan Pelepasan dan Wisuda Tahfiz Siswa Kelas IX MTsN 2 Melawi Tahun Pelajaran 2025/2026. Menurutnya, di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks, pendidikan berbasis agama memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang jujur, berakhlak mulia, dan memiliki kepribadian yang kuat.

“Di zaman sekarang ini banyak hal yang serba palsu, mulai dari rambut palsu, alis palsu, bulu mata palsu, hingga kuku palsu. Kita ingin anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang tampil apa adanya, jujur, dan memiliki akhlak yang baik,” ungkap Muhammad Qamarul Khair.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga berpesan kepada para siswa kelas IX yang telah menyelesaikan pendidikan di tingkat madrasah tsanawiyah agar terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Menurutnya, menuntut ilmu merupakan kewajiban yang akan membawa kemuliaan bagi kehidupan seseorang.

Mengutip kandungan ayat yang dibacakan qari’ah pada pembukaan acara dari QS. Az-Zumar ayat 9, ia menjelaskan bahwa Allah SWT membedakan kedudukan orang yang berilmu dengan yang tidak berilmu. Selain itu, Allah SWT juga mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu pengetahuan.

“Tamat dari jenjang MTs belum berarti akhir dari perjalanan pendidikan. Teruslah belajar, berjuang, dan berusaha meraih cita-cita. Kualitas keilmuan akan membuat hidup menjadi lebih mudah, sedangkan agama akan menjadikan hidup lebih terarah,” pesannya kepada para siswa.

Pada kesempatan yang sama, Muhammad Qamarul Khair turut menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh dewan guru MTsN 2 Melawi yang telah mencurahkan tenaga, waktu, dan pikiran dalam mendidik para siswa. Ia menilai tugas guru pada era digital saat ini semakin berat karena harus menghadapi berbagai tantangan perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang begitu cepat.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada madrasah. Peran orang tua di rumah tetap menjadi faktor utama dalam membentuk karakter dan kepribadian anak.

“Pendidikan tidak cukup hanya mengandalkan madrasah. Madrasah yang paling utama sesungguhnya dimulai dari rumah, yaitu pendidikan yang diberikan oleh orang tua kepada anak-anaknya. Karena itu, perlu dibangun sinergi yang kuat antara orang tua dan madrasah dalam mendidik generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Ia berharap kolaborasi yang baik antara keluarga dan madrasah dapat melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, serta menjadi penerus bangsa yang membawa manfaat bagi masyarakat, agama, dan negara, sekaligus memperoleh ridha Allah SWT.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *