KKG Gugus 1 MIN 2 Melawi Tingkatkan Kompetensi Guru Melalui Workshop Keterampilan Menjadi MC

Melawi (Kemenag Melawi) — Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 1 MIN 2 Melawi menggelar Workshop Keterampilan Menjadi Master of Ceremony (MC) di MI Ath Thalibiin Sidomulyo pada Senin (20/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh guru perwakilan madrasah anggota KKG Gugus 1 beserta para kepala madrasah sebagai upaya meningkatkan kompetensi guru di bidang komunikasi publik dan keprotokolan.

Workshop menghadirkan Endang Indrawani sebagai narasumber yang memiliki pengalaman di bidang Master of Ceremony, keprotokolan, kehumasan, dan public speaking. Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Siti Maria Ulfa selaku MC dari tuan rumah, dilanjutkan sambutan Ketua KKG Gugus 1, Suhada.

Dalam sambutannya, Suhada berharap seluruh program KKG mampu menjadi wadah pembelajaran sekaligus meningkatkan kompetensi profesional guru.

“Semoga setiap kegiatan KKG menjadi ruang refleksi, berbagi pengalaman, dan menambah wawasan sehingga mampu meningkatkan kualitas kita sebagai tenaga pendidik,” ujarnya.

Selanjutnya, Ketua KKM Gugus 1, Siti Nurlaila, mengajak seluruh peserta mengikuti workshop dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan di madrasah masing-masing.

“Kami berharap peserta tidak hanya mampu menjadi MC yang baik, tetapi juga dapat menularkan keterampilan tersebut kepada peserta didik sebagai bekal pengembangan karakter, kepercayaan diri, dan kemampuan komunikasi mereka,” ungkapnya sekaligus membuka kegiatan secara resmi.

Kegiatan dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Kepala MI Al Falah Ella Hilir, Suhardi, sebelum memasuki sesi utama penyampaian materi.

Dalam pemaparannya, Endang Indrawani menjelaskan bahwa seorang Master of Ceremony memiliki peran penting dalam mengatur jalannya acara agar berlangsung tertib, komunikatif, dan sesuai dengan susunan yang telah ditetapkan. Menurutnya, seorang MC tidak hanya dituntut memiliki kemampuan berbicara di depan umum, tetapi juga harus mampu membangun suasana, menjaga ritme acara, serta beradaptasi dengan berbagai kondisi di lapangan.

Materi workshop meliputi pengenalan jenis-jenis MC, teknik vokal, penguasaan panggung, bahasa tubuh, penyusunan rundown, penggunaan cue card, hingga simulasi praktik menjadi MC. Narasumber juga memberikan pembekalan mengenai teknik pernapasan, artikulasi, intonasi, dan ekspresi yang tepat agar penyampaian informasi terdengar jelas serta menarik perhatian audiens.

Selain itu, peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya etika keprotokolan, penguasaan susunan acara, serta kemampuan melakukan improvisasi ketika menghadapi situasi yang tidak terduga, seperti gangguan teknis maupun perubahan jadwal kegiatan. Menurut Endang, ketenangan, kesiapan, dan rasa percaya diri merupakan modal utama yang harus dimiliki oleh setiap MC.

Suasana workshop berlangsung interaktif. Peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga mengikuti simulasi praktik memandu acara serta mendapatkan evaluasi langsung dari narasumber mengenai teknik berbicara, sikap tubuh, dan penyampaian materi di depan audiens.

Melalui workshop ini, KKG Gugus 1 MIN 2 Melawi berharap para guru semakin percaya diri dalam memandu berbagai kegiatan resmi di lingkungan madrasah. Kompetensi tersebut diharapkan dapat mendukung profesionalisme guru sekaligus menjadi bekal untuk membimbing peserta didik dalam mengembangkan kemampuan komunikasi dan kepemimpinan.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen KKG Gugus 1 MIN 2 Melawi dalam meningkatkan kualitas sumber daya pendidik melalui pembelajaran berkelanjutan, kolaborasi, dan saling berbagi pengalaman antar madrasah demi mewujudkan pendidikan yang semakin berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *