Melawi (Kemenag Kalbar) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi, Anuar Akhmad didampingi Kasi Pendidikan Islam (Pendis), Muhammad Qamarul Khair, Pengawas Madrasah, Sudirman, serta sejumlah staf, melakukan kunjungan kerja sekaligus menghadiri kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) di MIN 2 Melawi, Senin (10/11).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai ini merupakan bagian dari agenda rutin Kementerian Agama untuk menilai dan memastikan efektivitas kinerja kepala madrasah dalam menjalankan tugas kepemimpinan, manajerial, serta pengembangan mutu pendidikan di lingkungan madrasah.
Kepala MIN 2 Melawi, Siti Nurlaila, dalam laporannya menyampaikan bahwa madrasah yang dipimpinnya kini telah berkembang pesat. la menjelaskan, madrasah ini awalnya bernama MIS Zalkirin, yang berdiri pada tahun 1986, dan kini telah resmi menjadi MIN 2 Melawi di bawah naungan Kementerian Agama. Saat ini, MIN 2 Melawi memiliki 310 siswa, yang terbag dalam dua lokasi pembelajaran, yakni di Desa Kenual dan Desa Paal.
“Perubahan status menjadi madrasah negeri membawa semangat baru bag kami untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Dukungan dari Kemenag menjadi motivasi besar bagi seluruh guru dan tenaga kependidikan di MIN 2 Melawi,” ungkap Siti Nurlaila.
Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Melawi, Anuar Akhmad menyampaikan apresiasi terhadap capaian dan perkembangan madrasah tersebut.
la menegaskan bahwa penilaian kinerja kepala madrasah bukan semata kegiatan administratif, tetapi juga momentum untuk memperkuat kualitas kepemimpinan dan inovasi pendidikan di tingkat satuan madrasah.
“PKKM ini adalah bagian dari proses pembinaan berkelanjutan. Kepala madrasah memiliki peran sentral dalam menciptakan lingkungan belajar dan menumbuhkan lingkungan kondusif, bermutu, dan memastikan setiap program berjalan sesuai arah kebijakan Kementerian Agama,” ujar Anuar.
la juga mengajak seluruh civitas madrasah untuk terus memperkuat kolaborasi dan pelayanan pendidikan yang berintegritas serta berorientasi pada pengembangan karakter siswa.
“Kita ingin madrasah menjadi rumah belajar yang tidak hanya mencerdaskan intelektual, tetapi juga membentuk kepribadian yang religius, moderat, dan berakhlak mulia”tambahnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan sarana dan prasarana madrasah, serta dialog singkat bersama para guru dan tenaga pendidik. Acara diakhiri dengan foto bersama antara Kepala Kemenag Melawi, Kasi Pendis dan pegawas madrasah serta seluruh dewan guru MIN 2 Melawi sebagai simbol kebersamaan dan komitmen dalam memajukan pendidikan madrasah di Kabupaten Melawi.
