Melawi (Kemenag Melawi) – MTs Negeri 1 Melawi mulai melaksanakan ujian praktik mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (Penjaskes) sebagai tahap awal sebelum pelaksanaan Ujian Madrasah berbasis tertulis yang dijadwalkan dimulai pada Senin, (20/4). Kegiatan ini berlangsung di lingkungan madrasah dengan melibatkan seluruh siswa kelas IX sebagai peserta.
Ujian praktik Penjaskes dilaksanakan untuk mengukur kemampuan keterampilan fisik dan penguasaan teknik dasar olahraga siswa secara langsung di lapangan. Pengawasan kegiatan dilakukan oleh guru Penjaskes, Jormedi, yang memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan standar penilaian yang telah ditetapkan. Aspek yang diuji meliputi ketahanan fisik, koordinasi gerak, serta pemahaman praktik olahraga.
Jormedi menyampaikan bahwa ujian praktik menjadi bagian penting dalam menilai kompetensi siswa secara menyeluruh. “Ujian praktik ini tidak hanya menilai kemampuan fisik, tetapi juga kedisiplinan dan sportivitas siswa dalam mengikuti setiap tahapan kegiatan,” ujar Jormedi. Pelaksanaan ujian dilakukan secara bertahap agar penilaian lebih optimal dan terukur.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari kebijakan madrasah dalam memperkuat penilaian berbasis kompetensi, tidak hanya fokus pada aspek kognitif, tetapi juga psikomotorik. Dengan pelaksanaan ujian praktik lebih awal, siswa memiliki waktu lebih fokus untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian tertulis.
Pelaksanaan ujian praktik Penjaskes di MTs Negeri 1 Melawi diharapkan memberikan dampak positif terhadap kesiapan siswa, baik dari segi fisik maupun mental. Selain itu, kegiatan ini turut membentuk karakter siswa yang sehat, disiplin, dan siap menghadapi tantangan pembelajaran maupun kehidupan sehari-hari.
