Melawi (Kemenag Melawi) — Upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan terus digalakkan oleh Kementerian Agama Kabupaten Melawi melalui kegiatan Ekoteologi yang dilaksanakan di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Belimbing Hulu pada Senin (20/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan keagamaan dalam merespons isu lingkungan hidup, dengan menekankan bahwa menjaga alam merupakan bagian dari pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pemaparannya, disampaikan bahwa konsep ekoteologi menempatkan manusia sebagai khalifah di muka bumi yang memiliki tanggung jawab untuk merawat, menjaga, dan melestarikan lingkungan.
Lingkungan yang bersih dan lestari tidak hanya dipandang sebagai kebutuhan hidup semata, tetapi juga sebagai wujud ibadah kepada Allah SWT. Oleh karena itu, nilai-nilai keislaman diintegrasikan dengan praktik nyata, seperti menjaga kebersihan lingkungan masjid, tidak membuang sampah sembarangan, serta memanfaatkan sumber daya alam secara bijak dan berkelanjutan.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengedukasi masyarakat agar lebih peduli terhadap dampak pencemaran lingkungan serta pentingnya peran individu dalam menjaga keseimbangan alam. Dengan pendekatan yang menyentuh aspek spiritual, diharapkan pesan yang disampaikan dapat lebih membekas dan mendorong perubahan perilaku yang positif.
Melalui kegiatan ini, Kemenag Melawi berharap kesadaran kolektif masyarakat semakin meningkat bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab sosial, tetapi juga bagian dari iman dan bentuk pertanggungjawaban kepada Allah SWT serta generasi mendatang.
