Melawi (Kemenag Melawi) – Komite MTs Negeri 1 Melawi menggelar rapat bersama orang tua dan siswa kelas IX guna menyamakan persepsi menghadapi agenda akhir tahun pelajaran, Kamis, (16/4). Kegiatan ini menghadirkan Ketua Komite Abang Muhammad Taufik, Kepala Madrasah Fakhrudin, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum Mita Rahmani, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan Surbaini, wakil kepala bidang humas Sunan Jerwalet dan wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana Prasarana Solihin, dewan guru, serta orang tua dan siswa kelas IX.
Rapat dibagi dalam dua sesi utama. Sesi pertama diisi sambutan Ketua Komite Abang Muhammad Taufik yang menekankan pentingnya sinergi antara madrasah dan orang tua dalam mendampingi siswa menghadapi tahapan akhir pendidikan. “Komunikasi yang kuat antara madrasah dan orang tua menjadi kunci agar siswa siap menghadapi ujian dan proses kelulusan dengan optimal,” ujar Abang Muhammad Taufik.
Memasuki sesi kedua, pihak madrasah menyampaikan informasi teknis dan kebijakan terkait kegiatan akademik yang di sampaikan langsung oleh Kepala Madrasah, Fakhrudin, termasuk pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) dan Ujian Madrasah yang dijadwalkan berlangsung mulai Senin, 20 April hingga 25 April 2026. Kepala Madrasah Fakhrudin menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan secara matang untuk menjamin kelancaran pelaksanaan. “MTs Negeri 1 Melawi memastikan seluruh proses ujian berjalan tertib, transparan, dan akuntabel, dengan dukungan penuh dari guru dan orang tua,” jelas Fakhrudin.
Selain itu, rapat juga membahas rencana kegiatan pelepasan siswa kelas IX sebagai bagian dari penutup masa belajar di madrasah hingga pembentukan Panitia Pelepasan Siswa Siswi yang di isi dengan rangkaian Acara Khatamul Qur’an sebagai acara pembuka.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan Surbaini menyampaikan bahwa kegiatan pelepasan dirancang tidak hanya sebagai seremoni, tetapi juga sebagai momentum refleksi dan apresiasi atas perjalanan belajar siswa.
Melalui rapat ini, MTs Negeri 1 Melawi mendorong keterlibatan aktif orang tua dalam mendukung kesiapan siswa, baik secara akademik maupun mental. Kolaborasi ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan hasil belajar dan kesiapan siswa menghadapi jenjang pendidikan berikutnya.
