Melawi (Kemenag Melawi) — Kementerian Agama Kabupaten Melawi menggelar Apel Selasa Pagi pada Selasa, 31 Maret 2026, di halaman Kantor Kemenag Melawi. Apel tersebut diikuti oleh ASN dari berbagai seksi dan satuan kerja di kantor Kemenag Melawi. Bertindak sebagai pembina apel, Kasi Pendidikan Islam (Pendis) Kemenag Melawi, Muhammad Qamarul Khair, menyampaikan amanat terkait pentingnya menjaga sikap dan karakter pascaramadan.
Dalam amanatnya, Muhammad Qamarul Khair menyinggung situasi global yang sedang menjadi perhatian dunia, yakni memanasnya konflik internasional yang diwarnai kabar saling serang rudal antara Amerika dan Iran. Menurutnya, kondisi dunia yang tidak stabil seharusnya menjadi pelajaran bahwa manusia membutuhkan lebih banyak kedamaian dan ketenangan, bukan justru memperbanyak sikap keras dan permusuhan.
Ia menegaskan bahwa pascaramadan seharusnya tidak lagi berwajah garang, karena Ramadan telah menjadi madrasah yang melatih umat untuk memperkuat pengendalian diri. Puasa tidak hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga membentuk pribadi yang lebih sabar, lebih lembut, dan lebih bijak dalam bertindak maupun berucap.
Lebih lanjut disampaikan bahwa selama Ramadan, setiap orang sejatinya telah memiliki banyak “modal kebaikan”. Di antaranya modal menahan diri, modal kelembutan melalui dzikir dan tilawah, modal terlatih meninggalkan hal yang tidak bermanfaat, serta modal kepedulian sosial melalui berbagi. Modal tersebut harus terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Apel Selasa pagi tersebut ditutup dengan ajakan kepada seluruh ASN Kemenag Melawi agar menjadikan nilai-nilai Ramadan sebagai bekal untuk memperkuat etos kerja, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga suasana kerja yang harmonis, sehingga Kemenag benar-benar hadir membawa manfaat dan keteduhan bagi masyarakat.
