Melawi (Kemenag Kalbar) – Penyuluh Agama Islam Kabupaten Melawi kembali menghadirkan inovasi dalam penguatan literasi keagamaan dan keterampilan digital bagi masyarakat. Dalam waktu dekat, para penyuluh akan mengadakan pelatihan melek digital khusus bagi jamaah Majelis Taklim, dengan fokus pada kemampuan menyampaikan informasi melalui media website.
Pelatihan ini direncanakan berlangsung awal Desember, bertepatan dengan agenda rutin pengajian Majelis Taklim. Kegiatan tersebut menjadi langkah baru untuk mendorong peran Majelis Taklim agar tidak hanya aktif dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga mampu mengelola informasi secara modern.
Penyuluh Agama Islam, Faisol, menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi kebutuhan mendesak di era digital.
“Saat ini membuat berita sangat mudah, siapapun bisa. Dengan bantuan platform seperti ChatGPT, jam’ah Majelis Taklim dapat menulis dan mengunggah informasi kegiatan mereka secara cepat dan rapi,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh penyuluh lainnya, Ali Anshori, yang menegaskan bahwa Majelis Taklim perlu memiliki kemampuan dokumentasi digital agar kegiatan mereka lebih dikenal masyarakat.
“Setiap kegiatan Majelis Taklim bisa terekspos dengan baik jika ada kemampuan membuat berita dan mengelola website. Ini penting untuk meningkatkan citra dan kebermanfaatan Majelis Taklim di masyarakat,” jelasnya.
Melalui pelatihan ini, diharapkan para jamaah semakin terbuka terhadap teknologi dan mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana dakwah, edukasi, dan publikasi kegiatan keagamaan secara efektif dan berkelanjutan.
