Melawi (Kemenag Melawi) — Sebelum memulai aktivitas pelayanan, Staf Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi, Ayub, mengawali pekerjaan dengan membaca Alkitab dan berdoa di ruang Bimas Kristen pada Selasa (7/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun spiritualitas dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara.
Pembacaan firman Tuhan dan doa dilakukan sebagai bentuk penyerahan diri kepada Tuhan agar setiap tugas dan tanggung jawab yang diemban dapat dilaksanakan dengan penuh hikmat, integritas, dan rasa tanggung jawab. Nilai-nilai spiritual diharapkan menjadi landasan dalam memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
Ayub menyampaikan bahwa memulai pekerjaan dengan doa merupakan kebiasaan yang memberikan kekuatan dan pengingat bahwa setiap pelayanan yang dilakukan merupakan bentuk pengabdian kepada Tuhan sekaligus kepada masyarakat.
“Dengan membaca firman Tuhan dan berdoa sebelum bekerja, kita memohon hikmat, penyertaan, dan tuntunan Tuhan agar setiap tugas yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan kasih,” ujarnya.
Kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen Kementerian Agama dalam membangun budaya kerja yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian kinerja, tetapi juga dilandasi nilai-nilai spiritual, integritas, dan etika pelayanan. Penguatan spiritualitas di lingkungan kerja diharapkan mampu membentuk aparatur yang profesional, berkarakter, dan memiliki kepedulian dalam melayani umat.
Melalui pembiasaan mengawali aktivitas dengan membaca Kitab Suci dan berdoa, Kementerian Agama Kabupaten Melawi terus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang religius, harmonis, dan produktif sebagai wujud implementasi nilai-nilai Ikhlas Beramal dalam setiap pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
