Penyuluh Agama Kristen Pinoh Selatan Hadiri Retreat Pemuda dan Remaja GKII Melawi Hilir Bertema “Bangkit dan Berdampak”

Melawi (Kemenag Melawi) — Penyuluh Agama Kristen Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Pinoh Selatan, Djeremias Teti, menghadiri kegiatan Retreat Pemuda dan Remaja Daerah Melawi Hilir yang diselenggarakan di GKII Ekklesia Landau Beringin pada Selasa (7/7/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai tersebut menjadi wadah pembinaan rohani bagi generasi muda Kristen untuk memperkuat iman dan karakter kepemimpinan.

Retreat mengusung tema “Bangkit dan Berdampak” yang mengajak para pemuda dan remaja untuk menjadi generasi yang memiliki semangat pembaruan, bertumbuh dalam iman, serta mampu memberikan pengaruh positif bagi gereja, keluarga, dan masyarakat.

Sebanyak 608 peserta dari 38 gereja mengikuti kegiatan tersebut. Mereka merupakan bagian dari 72 gereja yang berada di wilayah Daerah Melawi Hilir. Antusiasme peserta mencerminkan besarnya semangat generasi muda Kristen dalam mengikuti pembinaan rohani dan mempererat persekutuan antargereja.

Djeremias Teti menyampaikan bahwa retreat merupakan sarana yang efektif dalam membentuk karakter generasi muda agar memiliki iman yang kuat, semangat melayani, serta mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan dengan berpegang teguh pada nilai-nilai Kristiani.

“Melalui kegiatan ini, para pemuda dan remaja dibekali untuk semakin mengenal Tuhan, membangun karakter yang baik, serta menjadi pribadi yang mampu membawa dampak positif di tengah keluarga, gereja, dan masyarakat. Tema Bangkit dan Berdampak menjadi pengingat bahwa setiap generasi muda memiliki peran penting dalam melayani dan menjadi terang bagi sesama,” ujarnya.

Kehadiran Penyuluh Agama Kristen dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama Kabupaten Melawi dalam mendukung pembinaan umat melalui pendampingan dan penguatan kehidupan keagamaan. Sinergi antara penyuluh agama dan gereja diharapkan terus terjalin guna mencetak generasi muda yang beriman, berintegritas, serta mampu menjaga kerukunan di tengah keberagaman.

Melalui kegiatan retreat ini, diharapkan lahir generasi muda Kristen yang tidak hanya bertumbuh dalam iman, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, jiwa kepemimpinan, dan semangat untuk memberikan kontribusi positif bagi pembangunan gereja, masyarakat, dan bangsa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *