Workshop Peningkatan dan Pengembangan Kompetensi Tenaga Pendidik 2026, Kakan Kemenag Tekankan Pentingnya Peningkatan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan MAN Melawi

Melawi (Kemenag Melawi) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi, Anuar Akhmad, menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan sebagai langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah. Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Workshop Peningkatan dan Pengembangan Kompetensi Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Tahun 2026 yang diselenggarakan MAN Melawi di Cafe IpopBistro, Rabu (17/6/2026).

Dalam arahannya, Anuar Akhmad menyampaikan bahwa dunia pendidikan saat ini terus mengalami perubahan yang sangat cepat, baik dari sisi perkembangan teknologi, metode pembelajaran, maupun kebijakan pendidikan. Kondisi tersebut menuntut seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan untuk senantiasa meningkatkan kapasitas dan kemampuan agar mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas.

“Peningkatan kompetensi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan. Guru dan tenaga kependidikan harus terus belajar, beradaptasi, dan mengembangkan diri agar mampu menjawab tantangan pendidikan yang semakin kompleks,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa seorang guru harus memiliki empat kompetensi utama, yaitu kompetensi profesional, pedagogik, sosial, dan kepribadian. Keempat kompetensi tersebut menjadi fondasi penting dalam menjalankan tugas sebagai pendidik sekaligus menjadi teladan bagi peserta didik.

Menurutnya, kompetensi profesional diperlukan agar guru mampu menguasai materi pembelajaran secara mendalam. Sementara kompetensi pedagogik dibutuhkan untuk mengelola proses pembelajaran secara efektif dan berpusat pada peserta didik. Di sisi lain, kompetensi sosial dan kepribadian menjadi modal penting dalam membangun hubungan yang harmonis dengan lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Anuar juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam mendukung tata kelola pendidikan. Ia mendorong seluruh guru dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan literasi digital, termasuk dalam pengelolaan administrasi pendidikan berbasis sistem informasi yang saat ini menjadi bagian penting dalam layanan pendidikan.

“Transformasi digital harus disikapi dengan kesiapan sumber daya manusia yang memadai. Penguasaan teknologi akan membantu meningkatkan efektivitas kerja sekaligus mendukung pelayanan pendidikan yang lebih cepat, akurat, dan akuntabel,” katanya.

Lebih lanjut, Anuar mengapresiasi MAN Melawi yang secara konsisten memberikan ruang bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan untuk mengembangkan kompetensi melalui berbagai kegiatan penguatan kapasitas. Menurutnya, langkah tersebut merupakan investasi penting dalam membangun madrasah yang unggul dan berdaya saing.

Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan workshop dengan sebaik-baiknya serta mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Semoga kegiatan ini menjadi momentum untuk terus meningkatkan profesionalisme dan semangat belajar seluruh tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Dengan sumber daya manusia yang berkualitas, saya yakin madrasah akan semakin maju dan mampu mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *