Melawi (Kemenag Melawi) — MAN Melawi melaksanakan peluncuran buku solo karya guru dan siswa sebagai bagian dari upaya meningkatkan dan memperkuat budaya literasi di lingkungan madrasah. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada sela-sela Workshop Peningkatan dan Pengembangan Kompetensi Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Tahun 2026 yang berlangsung di Cafe Ipop Bistro, Rabu (17/6/2026).
Peluncuran buku ini merupakan hasil dari tantangan menulis buku solo yang dilaksanakan selama dua bulan, mulai 1 Februari hingga 31 Maret 2026, bekerja sama dengan Asosiasi Guru Penulis (AGP) Melawi. Program tersebut menjadi wadah bagi guru dan siswa untuk mengembangkan kemampuan menulis serta menghasilkan karya yang dapat memberikan manfaat bagi dunia pendidikan.
Adapun guru MAN Melawi yang berhasil menerbitkan buku solo yakni Misnawati, Fithriani, dan M. Ghozali Thoyib. Sementara dari kalangan siswa, buku solo diterbitkan oleh Fiqih Al Kahfi.
Sebagai bentuk apresiasi atas capaian tersebut, buku-buku karya guru dan siswa MAN Melawi diserahkan secara simbolis oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi, Anuar Akhmad, kepada para penulis pada sela-sela kegiatan workshop.
Kepala MAN Melawi, Sugeng, menyampaikan bahwa penerbitan buku solo ini merupakan salah satu langkah nyata dalam membangun budaya literasi di madrasah. Menurutnya, kemampuan menulis perlu terus diasah karena menjadi bagian penting dalam pengembangan kompetensi guru maupun peserta didik.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat berkarya dan membiasakan budaya menulis di lingkungan madrasah. Kami berharap semakin banyak guru dan siswa yang termotivasi untuk menghasilkan karya tulis yang bermanfaat,” ujarnya.
Program tantangan menulis yang difasilitasi AGP Melawi tersebut tidak hanya mendorong lahirnya karya-karya baru, tetapi juga membuktikan bahwa guru dan siswa madrasah mampu menjadi penulis produktif. Kehadiran buku-buku tersebut diharapkan dapat memperkaya khazanah literasi sekaligus menjadi inspirasi bagi warga madrasah lainnya untuk terus berkarya.
Peluncuran buku solo karya guru dan siswa MAN Melawi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat gerakan literasi madrasah serta menegaskan komitmen madrasah dalam mencetak generasi yang cerdas, kreatif, dan berbudaya literasi.
