Bukan Sekadar Nilai, Irpandi Tekankan Akhlak sebagai Cermin Karakter Siswa

Melawi (Kemenag Melawi) – Staf Tata Usaha Bagian Keuangan MTsN 1 Melawi, Irpandi, mengajak seluruh siswa menjadikan akhlak sebagai bagian nyata dalam setiap aktivitas sehari-hari. Pesan tersebut disampaikan Irpandi saat menjadi Pembina Upacara Bendera di MTsN 1 Melawi, Senin, (3/08/2026). Amanat berfokus pada korelasi antara akhlak, kebiasaan, dan pembentukan karakter siswa dalam kehidupan di madrasah maupun di lingkungan masyarakat.

Irpandi menegaskan, pendidikan tidak cukup berhenti pada pencapaian akademik. Pengetahuan yang dimiliki siswa perlu berjalan seiring dengan sikap dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai kebaikan. “Akhlak tidak hanya dipelajari melalui teori, tetapi harus terlihat dalam kegiatan sehari-hari. Cara berbicara, menghormati guru, menghargai teman, menjaga kebersihan, disiplin, dan bertanggung jawab merupakan bagian dari akhlak,” ujar Irpandi dalam amanatnya.

Menurut Irpandi, terdapat hubungan erat antara kebiasaan kecil dengan pembentukan karakter. Sikap disiplin ketika mengikuti pembelajaran, berkata sopan kepada warga madrasah, menjaga fasilitas, serta mampu menghargai perbedaan menjadi praktik sederhana yang memiliki dampak besar terhadap perkembangan kepribadian siswa. Lingkungan madrasah menjadi ruang strategis untuk membangun kebiasaan tersebut sebelum siswa menerapkannya secara lebih luas di tengah keluarga dan masyarakat.

Pesan tersebut sejalan dengan penguatan pendidikan karakter di madrasah yang menempatkan pembentukan akhlak sebagai bagian penting dari proses pendidikan. Irpandi mengingatkan siswa agar tidak memandang akhlak sebagai sesuatu yang hanya dibutuhkan ketika berada di lingkungan madrasah. “Kalau ingin dikenal sebagai pribadi yang baik, kebaikan itu harus dilakukan bukan karena ada yang melihat, tetapi karena sudah menjadi kebiasaan dalam diri,” kata Irpandi.

Melalui amanat tersebut, MTsN 1 Melawi terus mendorong keseimbangan antara kemampuan akademik dan karakter siswa. Pembiasaan akhlak dalam aktivitas harian diharapkan mampu membentuk siswa yang tidak hanya memiliki pengetahuan, tetapi juga mampu menerapkan nilai kesopanan, tanggung jawab, kedisiplinan, dan kepedulian ketika kembali ke lingkungan keluarga maupun berinteraksi di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *