Bekali Calon Pengantin dengan Fondasi Rumah Tangga Islami, Kepala KUA Nanga Pinoh Gelar Bimbingan Pranikah

Melawi (Kemenag Melawi) — Dalam upaya mempersiapkan calon pengantin menuju kehidupan rumah tangga yang harmonis dan berkualitas, Kepala KUA Kecamatan Nanga Pinoh, Irkham Masyuri, memberikan bimbingan pranikah kepada pasangan calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan pada Rabu (24/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Nanga Pinoh tersebut merupakan bagian dari layanan pembinaan dan pendampingan bagi masyarakat yang akan memasuki jenjang pernikahan. Bimbingan pranikah diberikan sebagai bekal awal agar calon pengantin memiliki pemahaman yang komprehensif mengenai kehidupan berkeluarga.

Dalam penyampaiannya, Irkham Masyuri menekankan bahwa pernikahan bukan hanya tentang penyatuan dua insan, tetapi juga tentang membangun komitmen bersama dalam mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah. Oleh karena itu, diperlukan kesiapan yang matang, baik dari sisi spiritual, mental, maupun sosial.

Materi yang disampaikan meliputi hak dan kewajiban suami istri, pentingnya komunikasi dalam rumah tangga, pengelolaan ekonomi keluarga, kesehatan keluarga, hingga penyelesaian konflik secara bijaksana berdasarkan nilai-nilai ajaran Islam.

“Pernikahan adalah ibadah yang berlangsung sepanjang hayat. Karena itu, calon pengantin perlu memiliki pemahaman dan kesiapan yang baik agar mampu membangun keluarga yang kokoh, harmonis, dan menjadi sumber kebahagiaan bagi seluruh anggota keluarga,” ungkap Irkham.

Ia juga mengingatkan bahwa fondasi rumah tangga yang kuat akan memberikan dampak positif tidak hanya bagi pasangan suami istri, tetapi juga bagi tumbuh kembang generasi yang akan lahir di kemudian hari.

Melalui kegiatan bimbingan pranikah ini, KUA Kecamatan Nanga Pinoh terus berkomitmen meningkatkan kualitas kehidupan keluarga di tengah masyarakat. Diharapkan setiap pasangan yang akan menikah dapat menjalani kehidupan rumah tangga dengan penuh tanggung jawab, saling menghormati, serta mampu menghadapi berbagai tantangan keluarga dengan berlandaskan nilai-nilai agama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *