Halal Bihalal dan Sosialisasi SINDARA–SIM PKB GPO guru PAI Tingkat SMP se-Kabupaten Melawi, Kakan Kemenag Melawi Tekankan 5 Kompetensi Penting Guru PAI

Screenshot

Melawi (Kemenag Melawi) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi, Anuar Akhmad, menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan halal bihalal dan sosialisasi pengisian aplikasi SINDARA serta SIM PKB GPO bagi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SMP se-Kabupaten Melawi, Kamis (16/4/2026) di Aula Kantor Kemenag Melawi.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars “Majulah GPAI” sebagai bentuk peneguhan semangat kebangsaan dan profesionalisme guru PAI.

Ketua MGMP GPAI Kabupaten Melawi, Sugeng, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para guru PAI tingkat SMP yang telah hadir dari berbagai wilayah. Ia menilai kehadiran para guru menjadi bukti komitmen tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, meskipun dihadapkan pada berbagai keterbatasan.

“Terima kasih kepada bapak dan ibu guru PAI yang tetap berkomitmen hadir dalam kegiatan ini. Semoga hal ini menjadi perhatian kita bersama bahwa keterbatasan tidak menyurutkan semangat. Bapak dan ibu adalah guru yang berjiwa besar dan pribadi-pribadi hebat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Melawi, Anuar Akhmad, dalam sambutan sekaligus pembinaannya menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang sosialisasi teknis, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi antar guru PAI tingkat SMP se-Kabupaten Melawi.

Ia menegaskan bahwa guru PAI harus memiliki lima kompetensi utama. Pertama, kompetensi kepribadian, yaitu integritas dan akhlak mulia sebagai teladan. Kedua, kompetensi pedagogik, yakni kemampuan memahami karakter peserta didik dan mengelola pembelajaran secara efektif. Ketiga, kompetensi sosial, yaitu kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi secara baik dengan lingkungan. Keempat, kompetensi profesional, yakni penguasaan materi ajar secara mendalam. Dan kelima, kompetensi digital, yaitu kemampuan memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran dan pengembangan diri.

“Kelima kompetensi ini harus dimiliki dan terus dikembangkan agar guru PAI mampu menjawab tantangan zaman,” tegasnya.

Di akhir sambutannya, Anuar Akhmad secara resmi membuka kegiatan halal bihalal dan sosialisasi aplikasi SINDARA serta SIM PKB GPO.

Kegiatan ditutup dengan pembacaan doa dan sesi foto bersama, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan serta sosialisasi teknis pengisian aplikasi SINDARA dan SIM PKB GPO sebagai upaya peningkatan kapasitas dan tertib administrasi guru PAI tingkat SMP di Kabupaten Melawi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *