Murid MAN Melawi Ikuti Seminar Al-Qur’an di Masjid Agung Kota Juang

Melawi (Kemenag Melawi) – Sejumlah murid Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Melawi mengikuti kegiatan Seminar Al-Qur’an yang dilaksanakan pada hari Jum’at, 06 Maret 2026 di Masjid Agung Kota Juang, Nanga Pinoh. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemuda Remaja Masjid Agung (PRISMA) Kota Juang, Melawi.

Seminar tersebut dihadiri oleh para pelajar dari berbagai sekolah tingkat SMP dan SMA/MA di wilayah Nanga Pinoh. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk menambah wawasan serta memperkuat kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an.

Kegiatan ini mengusung tema “Al-Qur’an sebagai Kompas Hidup di Era Digital.” Seminar menghadirkan dua narasumber, yaitu Ustadz Qomarul Khair dan Ustadz Akhmad Khoiri, yang memberikan pemaparan mengenai pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari, terutama di tengah perkembangan teknologi dan informasi yang sangat pesat.

Dalam penyampaiannya, Ustadz Qomarul Khair menjelaskan bahwa di era digital saat ini, generasi muda sangat mudah mendapatkan berbagai informasi dari media sosial dan internet. Namun, tidak semua informasi tersebut membawa kebaikan. Oleh karena itu, Al-Qur’an harus dijadikan sebagai kompas hidup yang mampu membimbing umat manusia untuk membedakan mana yang benar dan mana yang tidak.

“Al-Qur’an adalah petunjuk hidup yang tidak akan pernah lekang oleh zaman. Ketika seseorang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman, maka ia akan memiliki arah yang jelas dalam menjalani kehidupan, meskipun berada di tengah arus perkembangan teknologi yang begitu cepat,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Ustadz Akhmad Khoiri juga mengajak para pelajar untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an, tidak hanya dengan membacanya, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

Melalui kegiatan seminar ini diharapkan para peserta, khususnya murid MAN Melawi, dapat semakin meningkatkan pemahaman serta kecintaan terhadap Al-Qur’an sehingga mampu menjadikannya sebagai pedoman dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan di era digital.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *