Sintang (Kemenag Melawi) — Dalam semangat pembinaan karakter dan nilai spiritual generasi muda, Penyuluh Agama Katolik Kecamatan Nanga Pinoh, Yulianus Uton, bersama Penyuluh Agama Katolik Kecamatan Belimbing Hulu, Yupianus Suminto, memberikan rekoleksi kepada peserta didik SMP Swasta Setya Budi Nanga Pinoh. Rekoleksi ini mengusung tema “Remaja Zaman Now, Hati Zaman Tuhan” dan dilaksanakan di Gedung Balai Kenyalang Sintang, pada Jumat, 20 Februari 2026.
Rekoleksi ini bertujuan membantu para remaja memahami jati diri mereka di tengah perkembangan zaman yang penuh tantangan, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya memiliki hati yang baik, bijaksana, dan berlandaskan nilai-nilai moral serta spiritual. Dalam kegiatan ini, para peserta diajak untuk merefleksikan berbagai realitas kehidupan remaja masa kini, termasuk pengaruh pergaulan, perkembangan teknologi, serta tantangan dalam membentuk karakter dan mengambil keputusan yang benar.
Menariknya, rekoleksi ini tidak hanya diikuti oleh peserta didik beragama Katolik, tetapi juga dihadiri oleh peserta didik yang beragama Protestan, Buddha, dan Konghucu. Kehadiran peserta dari berbagai latar belakang agama ini mencerminkan semangat kebersamaan dan keterbukaan dalam membangun karakter generasi muda yang berakhlak baik, saling menghormati, dan mampu hidup rukun dalam keberagaman.
Gelombang pertama rekoleksi ini diikuti oleh peserta didik kelas VIII A dan VIII B. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, mulai dari pemaparan materi, dinamika kelompok, refleksi pribadi, hingga penulisan komitmen sebagai wujud kesadaran untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Dalam dinamika kelompok, para peserta diajak untuk melihat realitas kehidupan remaja zaman sekarang serta membandingkannya dengan nilai-nilai kebaikan yang diharapkan tumbuh dalam diri mereka.
Gelombang kedua rekoleksi direncanakan akan dilaksanakan pada hari berikutnya dengan melibatkan peserta didik dari kelas lainnya. Pembagian gelombang ini dilakukan agar kegiatan dapat berlangsung secara efektif dan setiap peserta memperoleh kesempatan untuk terlibat secara aktif dalam setiap sesi.
Melalui kegiatan rekoleksi ini, diharapkan para peserta didik semakin mampu mengenali diri mereka, membangun karakter yang kuat, serta memiliki komitmen untuk menjalani kehidupan dengan sikap yang baik, bertanggung jawab, dan menghargai sesama. Kehadiran para penyuluh agama dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya nyata dalam mendampingi generasi muda agar tidak hanya berkembang secara intelektual, tetapi juga bertumbuh secara moral dan spiritual di tengah perkembangan zaman.
