Melawi (Kemenag Melawi) — Pengurus Cabang (PC) PGRI Kecamatan Tanah Pinoh mengirimkan tiga orang guru untuk mengikuti Pelatihan Memanah Tingkat Dasar yang diselenggarakan oleh Pengurus Kabupaten (PK) PGRI Kabupaten Melawi bekerja sama dengan Persatuan Panahan Indonesia (PERPANI) Kabupaten Melawi.
Dari tiga peserta yang mewakili PC PGRI Tanah Pinoh, dua di antaranya merupakan guru MTsN 1 Melawi, yakni Dewi Purnama Sari dan Purnamawati. Sementara satu peserta lainnya adalah Ema Srihandayanti, guru SMPN 4 Tanah Pinoh.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, pada 13–14 Juni 2026, dipusatkan di Lapangan Panahan (Eks Stadion MTQ) Nanga Pinoh. Pelatihan ini diikuti oleh guru-guru utusan dari seluruh PC PGRI kecamatan se-Kabupaten Melawi sebagai upaya meningkatkan kompetensi sekaligus memperkenalkan olahraga panahan di lingkungan pendidikan.
Keikutsertaan para guru dalam pelatihan tersebut mendapat dukungan penuh dari Kepala MTsN 1 Melawi, Fakhrudin. Menurutnya, panahan merupakan olahraga yang tidak hanya menyehatkan secara fisik, tetapi juga mampu membentuk karakter dan melatih kemampuan mental.
“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh keikutsertaan guru-guru kami dalam pelatihan memanah ini. Panahan bukan hanya sekadar olahraga fisik, tetapi juga latihan mental yang melatih fokus, konsentrasi, dan kesabaran. Kami berharap ilmu yang diperoleh dari pelatihan ini dapat ditularkan kepada para siswa di madrasah,” ujar Fakhrudin.
Ketua PC PGRI Kecamatan Tanah Pinoh, Rahmat Fahmi, turut menyampaikan apresiasi kepada PK PGRI Melawi dan PERPANI Kabupaten Melawi yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan ini menjadi langkah positif dalam mengembangkan potensi guru sekaligus membuka peluang lahirnya atlet-atlet panahan dari kalangan pelajar.
“Apresiasi setinggi-tingginya kami sampaikan kepada PK PGRI Melawi dan PERPANI Kabupaten Melawi atas terselenggaranya pelatihan ini. Kami dari PC PGRI Tanah Pinoh berkomitmen mengirimkan peserta terbaik. Semoga para guru yang mengikuti pelatihan ini dapat menjadi pionir dalam memperkenalkan dan mengembangkan olahraga panahan di sekolah-sekolah, khususnya di Kecamatan Tanah Pinoh,” ungkap Rahmat Fahmi.
Melalui pelatihan yang memadukan materi teori dan praktik lapangan tersebut, para peserta diharapkan mampu menguasai dasar-dasar olahraga panahan serta menjadi penggerak pengembangan kegiatan ekstrakurikuler panahan di sekolah masing-masing. Dengan demikian, panahan dapat menjadi salah satu kegiatan positif yang diminati pelajar sekaligus mendukung pembinaan karakter, disiplin, dan konsentrasi peserta didik.
