Melawi (Kemenag Kalbar) — Peserta Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Kementerian Agama Kabupaten Melawi, Rizky Gusfarini, sukses menuntaskan Seminar Laporan Aktualisasi pada Selasa, 25 November 2025. Dalam seminar tersebut, Rizky memaparkan inovasinya yang berjudul “Optimalisasi Kegiatan Praktikum Fisika melalui Laboratorium Sederhana dan Video Tutorial Berbasis Inkuiri di MAN Melawi.” Gagasan ini lahir dari kebutuhan mendesak untuk menghadirkan kegiatan praktikum yang lebih aktif dan bermakna meskipun fasilitas laboratorium di madrasah masih terbatas.
Isu yang diangkat Rizky berangkat dari permasalahan utama dalam pembelajaran fluida, khususnya fluida statis, yang selama ini cenderung bersifat teoritis karena keterbatasan alat praktikum dan minimnya pengalaman siswa dalam melakukan eksperimen. Kondisi ini membuat siswa kurang memahami konsep secara mendalam dan belum mampu mengembangkan keterampilan ilmiah yang seharusnya menjadi bagian penting dalam mata pelajaran Fisika.
Menjawab tantangan tersebut, Rizky merancang rangkaian inovasi yang meliputi penyusunan video tata tertib laboratorium, video tutorial eksperimen, serta Lembar Kerja Siswa (LKS) interaktif berbasis inkuiri. Selain itu, Rizky memanfaatkan laboratorium sederhana menggunakan alat-alat yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar, sehingga kegiatan praktikum tetap dapat terlaksana meski sarana lengkap belum tersedia.
Pelaksanaan aktualisasi berjalan melalui beberapa tahapan, mulai dari perencanaan media pembelajaran, penyusunan video dengan instruksi bertahap, hingga pelaksanaan praktikum dan evaluasi hasil belajar. Selama praktikum berlangsung, siswa menunjukkan antusiasme tinggi dan terlibat lebih aktif dibandingkan pembelajaran konvensional. Mereka mampu melakukan pengukuran mandiri, mencatat data, menganalisis hasil eksperimen, dan menyampaikan kesimpulan berdasarkan bukti empiris — sebuah capaian yang sebelumnya belum muncul secara kuat dalam pembelajaran fluida statis.
Penggunaan video panduan dan LKS digital membantu siswa mengikuti alur eksperimen dengan lebih mudah, terutama saat alat yang digunakan sederhana dan terbatas. Sistem kerja bergiliran, diskusi kelompok, serta pengisian data real-time melalui Google Form turut mendorong berkembangnya keterampilan ilmiah sekaligus meningkatkan kemandirian belajar siswa.
Dalam pelaksanaan aktualisasi ini, Rizky juga menginternalisasikan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK, mulai dari pelayanan pembelajaran yang lebih ramah siswa, adaptasi penggunaan media digital, kolaborasi dengan kepala madrasah dan rekan guru, hingga pelaksanaan kegiatan yang akuntabel, profesional, dan berorientasi pada peningkatan mutu layanan pendidikan.
Mentor kegiatan, Sugeng, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inovasi yang dikembangkan oleh Rizky. Ia menilai bahwa pemanfaatan laboratorium sederhana dan media digital merupakan solusi praktis serta efektif dalam menjawab keterbatasan sarana di MAN Melawi. “Inovasi ini membuat praktikum Fisika jauh lebih bermakna dan mudah dipahami. Siswa tidak hanya mendengar teori, tetapi benar-benar mengalami proses ilmiah melalui percobaan langsung,” ujarnya.
Secara keseluruhan, aktualisasi yang dilakukan Rizky Gusfarini berhasil menghadirkan pembelajaran Fisika yang lebih aktif, kontekstual, dan berbasis inkuiri. Melalui laboratorium sederhana dan video tutorial, kegiatan praktikum menjadi lebih mudah dilaksanakan, lebih menyenangkan bagi siswa, dan mampu meningkatkan pemahaman konsep tanpa bergantung pada fasilitas laboratorium lengkap yang ideal.
