Melawi (Kemenag Kalbar) – Sabtu, (13/12), Class Meeting Arrived 5 MTsN 1 Melawi memasuki hari ketujuh dengan menggelar perlombaan Cabang Khottil Qur’an (Dekorasi). Kegiatan ini diikuti 10 peserta, masing-masing satu orang perwakilan dari setiap kelas. Lomba dipusatkan di lingkungan madrasah dan berlangsung dengan suasana kompetitif, tertib, serta penuh konsentrasi.
Untuk menjaga kualitas penilaian, panitia menghadirkan dewan juri profesional dari luar madrasah. Dewan juri pertama Musta’an, juri MTQ Cabang Khottil Qur’an tingkat Kabupaten sekaligus purnawirawan Polri. Dewan juri kedua Mahyudin, pelatih dan pembimbing Cabang Khottil Qur’an Kecamatan Tanah Pinoh yang juga menjabat sebagai Kepala SDN 04 Madong Keranjik. Penilaian difokuskan pada aspek kaidah khat, estetika dekorasi, komposisi warna, dan ketepatan tema.
Kepala MTsN 1 Melawi Fakhrudin turut menyaksikan langsung jalannya perlombaan bersama panitia cabang Khottil Qur’an, yaitu Nawati, Herlindawati, dan Dian Lestari. Fakhrudin menegaskan bahwa cabang ini bukan sekadar lomba seni. “Khottil Qur’an membentuk ketekunan, kedisiplinan, dan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur’an. Ini sejalan dengan penguatan karakter dan literasi keagamaan di madrasah,” ujar Fakhrudin.
Dewan juri Musta’an menyampaikan apresiasi atas kesiapan peserta dan penyelenggaraan lomba. “Kualitas karya peserta cukup baik untuk level madrasah. Kegiatan seperti ini penting untuk menjaring bakat sejak dini dan menyiapkan generasi yang mampu bersaing di ajang MTQ lebih tinggi,” kata Musta’an. Hal senada disampaikan Mahyudin yang menilai lomba ini efektif sebagai ruang pembinaan berkelanjutan.
Pelaksanaan lomba Cabang Khottil Qur’an pada Class Meeting Arrived 5 memberi dimulai pukul 08.00 pagi – 12.00 siang. Dampak nyata bagi peserta didik dan masyarakat madrasah, terutama dalam penguatan budaya religius, pengembangan bakat seni Islami, serta kesiapan madrasah sebagai pusat pembinaan prestasi non-akademik yang berkelanjutan.
