Pokja Majelis Taklim dan IPARI Melawi Gelar Pelatihan Konten Kreator Islami dan MC, Majelis Taklim Darul Fallah dan Al Ikhlas Antusias Ikuti Kegiatan

Melawi (Kemenag Kalbar) – Pokja Majelis Taklim Kabupaten Melawi bekerja sama dengan Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Melawi menggelar Pelatihan Konten Kreator Islami dan Pelatihan MC pada Jumat (12/12). Kegiatan ini diikuti oleh dua kelompok majelis taklim, yaitu Majelis Taklim Darul Fallah dan Majelis Taklim Al Ikhlas Desa Baru.

Pelatihan menghadirkan dua pemateri utama, yakni Ali Anshori yang mengisi materi tentang konten kreator Islami dan teknik membuat konten digital, serta Sucilia yang membawakan materi tentang dasar-dasar master of ceremony (MC) untuk kegiatan keagamaan.

Acara turut dihadiri oleh Ketua IPARI Melawi, Muhd Sukarno, serta Faisol, dan perwakilan Pokja Majelis Taklim Kabupaten Melawi, Lili Budianti.

Dalam sambutannya, Ketua IPARI Melawi, Muhd Sukarno, mengapresiasi kegiatan ini sebagai upaya peningkatan kapasitas ibu-ibu majelis taklim dalam memanfaatkan media digital.
“Majelis taklim hari ini bukan hanya ruang belajar agama, tetapi juga wadah pemberdayaan. Dengan kemampuan membuat konten positif, ibu-ibu bisa ikut menyebarkan nilai-nilai Islam yang sejuk dan bermanfaat,” ujarnya.

Sementara itu, para peserta tampak antusias mengikuti seluruh sesi pelatihan. Pada materi konten kreator, peserta diajarkan teknik sederhana mengambil foto dan video yang menarik, sekaligus cara membuat caption inspiratif untuk media sosial. Peserta juga berkesempatan mempraktikkan langsung pembuatan konten Islami.

Pada sesi pelatihan MC, ibu-ibu majelis taklim berlatih tampil di depan publik, mulai dari teknik vokal, penguasaan panggung, hingga menyusun alur acara keagamaan. Meskipun sebagian peserta baru pertama kali mencoba, suasana pelatihan berlangsung hangat dan penuh semangat.

Perwakilan Pokja Majelis Taklim, Lili Budianti, berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan dan keterampilan bagi jamaah.
“Semoga setelah pelatihan ini, ibu-ibu majelis taklim semakin percaya diri dan mampu memanfaatkan keterampilan digital untuk dakwah yang lebih kreatif,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan pembagian tugas praktik bagi peserta untuk dipresentasikan pada pertemuan berikutnya.

Pelatihan ini menjadi salah satu langkah nyata Pokja Majelis Taklim dan IPARI Melawi dalam mendorong literasi digital yang positif sekaligus memperkuat peran majelis taklim sebagai pusat pembelajaran dan pengabdian masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *