Melawi (Kemenag Melawi) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi, Anuar Akhmad, menghadiri Haflah Wisuda Khatmil Qur’an ke-IX serta Pelepasan Santri Akhir Jenjang Tahun Ajaran 2025/2026 di Pondok Pesantren Bustanul Qur’an, Desa Tanjung Tengang, Kecamatan Nanga Pinoh, pada Selasa (5/5/2026).
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh haru dengan dihadiri berbagai unsur, di antaranya Ketua Yayasan Ponpes Bustanul Qur’an Joko Supeno Mukti, Ketua Dewan Pembina Sukiman, perwakilan Bupati Melawi yang diwakili Kepala Kesbangpol Muhammad Yamin, Ketua MUI, pengasuh dan para pengajar ponpes, unsur Forkopimda, organisasi keagamaan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para orang tua santri.
Sebanyak kurang lebih 93 santriwan dan santriwati mengikuti prosesi wisuda khatmil Qur’an dan pelepasan akhir jenjang pendidikan. Momentum ini menjadi tonggak penting bagi para santri dalam melanjutkan perjalanan pendidikan dan pengabdian di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan sekaligus pengasuh ponpes, Joko Supeno Mukti, menyampaikan apresiasi kepada para santri yang telah menyelesaikan pendidikan serta kepada para pendidik yang telah membimbing dengan penuh dedikasi.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina, Sukiman, menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai keislaman dan akhlak mulia sebagai bekal utama dalam kehidupan bermasyarakat.
Kakan Kemenag Melawi, Anuar Akhmad, dalam sambutannya menegaskan bahwa pondok pesantren memiliki tiga fungsi utama, yakni sebagai lembaga pendidikan, pusat dakwah, serta pemberdayaan umat dan masyarakat. Ia juga menyampaikan bahwa pesantren merupakan cikal bakal pendidikan di Indonesia yang telah ada sejak sebelum masa penjajahan.
“Pondok pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga pusat pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan,” ujarnya.
Ia turut menyampaikan ucapan selamat kepada para santri yang diwisuda, seraya berharap agar mereka dapat terus menjaga dan mempertahankan hafalan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pengurus, guru, dan tenaga pendidik atas dedikasi dalam membina generasi Qur’ani.
Sementara itu, sambutan Bupati Melawi yang diwakili oleh Kepala Kesbangpol, Muhammad Yamin, menyampaikan dukungan pemerintah daerah terhadap eksistensi pondok pesantren sebagai mitra strategis dalam pembangunan sumber daya manusia yang berakhlak dan berdaya saing.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para santri untuk terus mengembangkan potensi diri, serta memperkuat peran pesantren dalam mencetak generasi yang religius, cerdas, dan berkontribusi bagi masyarakat.
