Melawi (Kemenag Melawi) — Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Melawi menggelar kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek) bertajuk “Penggunaan E-Pa bagi Penyuluh Agama Islam Kemenag Melawi”. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (17/4/2026) mulai pukul 07.45 WIB hingga selesai.
E-Pa merupakan aplikasi berbasis digital yang digunakan sebagai sarana pelaporan, monitoring, dan evaluasi kinerja penyuluh agama Islam. Melalui platform ini, seluruh aktivitas penyuluhan dapat terdokumentasi secara sistematis, sehingga memudahkan dalam pengawasan serta peningkatan kualitas kinerja penyuluh secara berkelanjutan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua IPARI Kabupaten Melawi, Muhd.Sukarno yang juga bertindak sebagai Admin E-Pa Kabupaten Melawi. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya pemahaman teknis penggunaan E-Pa sebagai bagian dari upaya peningkatan profesionalitas penyuluh di era digital.
Sosialisasi dan bimtek ini juga menghadirkan Plt. Kasi Bimas Islam, Fazli Aminuddin, sebagai narasumber sekaligus keynote speaker. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa pemanfaatan E-Pa harus dipahami tidak hanya sebagai kewajiban administratif, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam mendukung kinerja penyuluh agama.
“Penggunaan E-Pa bukan hanya sekadar kewajiban administratif, tetapi menjadi instrumen penting dalam meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kualitas kinerja penyuluh agama. Kita dituntut untuk mampu beradaptasi dengan sistem digital agar pelayanan keagamaan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif, terukur, dan profesional,” ujarnya.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh penyuluh agama Islam di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Melawi. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam mengikuti materi serta diskusi yang berlangsung selama kegiatan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh penyuluh agama di Kabupaten Melawi dapat mengoptimalkan penggunaan E-Pa dalam pelaporan dan pengelolaan kinerja, sehingga mendukung terwujudnya layanan kepenyuluhan yang lebih modern, transparan, dan akuntabel.
