Melawi (Kemenag Kalbar) – Setelah sukses membudidayakan mentimun, bayam, dan cabai, Tarhibatul Abror, staf KUA Nanga Pinoh, kembali memanfaatkan pekarangan sempit di sekitar kantor untuk menanam jagung menggunakan polybag. Upaya ini merupakan lanjutan dari kegiatan bercocok tanam yang telah ia jalani sejak beberapa waktu terakhir.
Meski memiliki rutinitas sebagai pembina umat dan staf KUA, Tarhibatul Abror tetap mempertahankan hobinya bertani. Kegiatan menanam menjadi bagian dari aktivitas harian yang ia lakukan di sela-sela pekerjaannya, sekaligus bentuk pemanfaatan lahan terbatas agar tetap produktif.
“Tahun baru nanti Insya Allah bisa kita panen, dan kita bakar jagung bersama,” ujarnya dengan penuh antusias.
Inisiatif Tarhibatul Abror ini juga sejalan dengan gagasan Eko Teologi yang dicanangkan Menteri Agama, yaitu mendorong masyarakat dan ASN untuk lebih peduli terhadap lingkungan melalui aktivitas sederhana seperti penghijauan, pemanfaatan lahan, dan penguatan nilai-nilai keberlanjutan dalam kehidupan sehari-hari.
KUA Nanga Pinoh mendukung penuh langkah positif ini sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran ekologis di lingkungan kerja Kementerian Agama, sekaligus memberikan contoh inspiratif bagi masyarakat sekitar.
