Melawi (Kemenag Kalbar) – Dalam upaya meningkatkan efektivitas dan keseragaman pelaksanaan tugas di lapangan, para Penyuluh Agama Islam Kabupaten Melawi berencana untuk mencetak Buku Pedoman Penyuluh Agama Islam.
Buku pedoman ini nantinya akan menjadi acuan utama bagi seluruh penyuluh dalam melaksanakan kegiatan penyuluhan, pembinaan keagamaan, serta pelayanan masyarakat. Dengan adanya pedoman ini, diharapkan para penyuluh dapat bekerja lebih terarah, terukur, dan sesuai dengan standar tugas pokok dan fungsi yang telah ditetapkan oleh Kementerian Agama.
“Buku pedoman ini berisi tentang panduan teknis, strategi penyuluhan, serta tata cara pelaksanaan kegiatan di lapangan. Tujuannya agar para penyuluh memiliki pegangan yang sama dan bisa bekerja sesuai dengan prinsip moderasi beragama,” ujar Muhd Sukarno salah satu penyuluh saat ditemui di Nanga Pinoh.
Selain itu, buku ini juga akan memuat contoh program kerja, format laporan kegiatan, serta langkah-langkah inovatif yang dapat diterapkan di berbagai wilayah kecamatan.
Melalui penerbitan Buku Pedoman Penyuluh Agama Islam ini, diharapkan kinerja para penyuluh di Kabupaten Melawi semakin profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan dakwah di era digital.
“Dengan adanya buku pedoman ini, penyuluh tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, tetapi satu arah, satu langkah, dalam melayani umat dan menguatkan nilai-nilai keagamaan di masyarakat,” pungkasnya. (ali)
