Kemenag Melawi Perkuat Pemahaman Keagamaan Santri melalui Kajian Rutin di Pesantren

Melawi (Kemenag Kalbar) — Penyuluh Agama Islam Abdurrahman Assayuthi kembali melaksanakan penyuluhan rutin mingguan di Pondok Pesantren Nahdlatul Watan, Kabupaten Melawi, pada Selasa malam, 18 November 2025. Kegiatan diawali dengan tahsin Al-Qur’an yang diikuti seluruh santri sebagai upaya meningkatkan kualitas bacaan sebelum memasuki kajian inti.

Sesi tahsin berlangsung sekitar 20–30 menit dengan fokus pada perbaikan makhraj huruf, tajwid dasar, serta pembiasaan membaca dengan tartil. Para santri membaca secara bergiliran, sementara penyuluh memberikan koreksi dan pembinaan langsung.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan kajian fikih menggunakan kitab Safinatun Naja, dimulai pukul 19.00 WIB hingga selesai. Kajian ini merupakan agenda rutin setiap Selasa malam dan menjadi bagian dari pembinaan keagamaan bagi santri di lingkungan pesantren.

Dalam penyampaiannya, penyuluh menekankan pentingnya mempelajari fikih sebagai landasan ibadah yang benar. Safinatun Naja dipilih karena materinya ringkas dan mudah dipahami, sehingga cocok bagi santri tingkat dasar yang baru memulai pendalaman ilmu fikih.

Metode kajian dilakukan melalui pembacaan matan, penjelasan istilah fikih, penerapan hukum-hukum dasar dalam kehidupan sehari-hari, disertai sesi tanya jawab interaktif. Antusiasme santri terlihat terutama saat membahas topik seputar thaharah dan shalat.

Pimpinan Pondok Pesantren Nahdlatul Watan mengapresiasi konsistensi penyuluhan tersebut dan berharap kerja sama antara pesantren dan penyuluh agama Kemenag Melawi dapat semakin diperkuat guna meningkatkan kualitas pemahaman keagamaan santri.

Kegiatan rutin ini diharapkan dapat menumbuhkan wawasan keagamaan yang komprehensif, memperkuat karakter religius santri, serta meneguhkan peran pesantren sebagai pusat pembelajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah di Kabupaten Melawi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *