Melawi (Kemenag Kalbar) — Abdurrahman Assayuthi, Penyuluh Agama Islam Kemenag Melawi, melaksanakan sosialisasi Moderasi Beragama kepada peserta didik Madrasah Aliyah Baitul Mal Pancasila (MA BMP) Nanga Pinoh pada Selasa, 18 November 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam memperkuat pemahaman keagamaan yang moderat dan toleran di lingkungan pendidikan.
Dalam materinya, Abdurrahman Assayuthi menyampaikan bahwa Moderasi Beragama merupakan prinsip penting dalam menjaga harmoni sosial di tengah keberagaman. Ia menjelaskan bahwa sikap moderat bukan berarti mengurangi semangat beragama, melainkan mengedepankan keseimbangan antara keteguhan beribadah dan penghormatan terhadap perbedaan.
“Moderasi beragama adalah cara kita beragama dengan penuh keyakinan namun tetap mampu menerima keberagaman. Generasi muda harus memahami nilai ini agar tercipta kehidupan yang damai dan saling menghargai,” ujar Abdurrahman di hadapan para siswa.
Kegiatan berjalan interaktif. Para peserta didik antusias terlibat dalam diskusi tentang toleransi, literasi keagamaan, serta dinamika sosial yang dihadapi generasi muda. Pemaparan yang komunikatif membuat suasana sosialisasi berlangsung hidup dan mudah dipahami.
Kepala MA BMP, Anbiya, memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran penyuluh agama memberikan nilai tambah dalam pembinaan karakter peserta didik, terutama dalam membangun sikap keagamaan yang inklusif dan berwawasan kebangsaan. Ia menegaskan bahwa madrasah akan terus mendukung upaya penguatan Moderasi Beragama.
“Kegiatan seperti ini sangat penting bagi siswa. Moderasi Beragama harus dikenalkan dan dibiasakan sejak dini. Kehadiran penyuluh dari Kemenag Melawi memberikan pemahaman yang relevan dan menyejukkan bagi peserta didik,” ungkap Anbiya.
Sosialisasi ditutup dengan ajakan kepada seluruh siswa untuk terus menjaga toleransi, menghindari paham ekstrem, serta mengamalkan nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil ‘alamin dalam kehidupan sehari-hari. Dengan kegiatan ini, MA BMP berharap peserta didik dapat menjadi generasi yang moderat, cerdas, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
