Melawi (Kemenag Melawi) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi mengikuti Webinar Series Batch 5 “Harmony Talks: Strategi Meningkatkan Indeks Kota Toleran dan Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) Melalui Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat” yang diselenggarakan oleh Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat (24/7/2026).
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi diwakili oleh dua orang Penata Layanan Operasional, yakni Sri Dewi dan Darmawan Agung Sukmono, yang mengikuti webinar bersama sekitar 800 peserta dari berbagai instansi di seluruh Indonesia. Peserta terdiri atas perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Agama, Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta unsur kementerian dan lembaga terkait.
Webinar menghadirkan Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Kementerian Agama RI, M. Adib Abdushomad, sebagai keynote speaker. Sementara itu, materi disampaikan oleh Arif Hatim, Kepala Pusat Strategi Kebijakan Pembangunan Bidang Agama Kementerian Agama RI, dan Halili Hasan, Direktur Eksekutif SETARA Institute.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi regulasi sekaligus memperkuat ekosistem kerukunan umat beragama melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Dalam webinar tersebut dibahas berbagai strategi untuk meningkatkan Indeks Kota Toleran dan Indeks Kerukunan Umat Beragama (IKUB) melalui penguatan sinergi lintas sektor, pemberdayaan masyarakat, serta pembangunan komunikasi yang harmonis di tengah keberagaman.
Sri Dewi menyampaikan bahwa webinar ini memberikan wawasan baru mengenai pentingnya membangun kolaborasi antarinstansi dalam menjaga kerukunan umat beragama sebagai fondasi terciptanya kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.
“Kerukunan merupakan tanggung jawab bersama. Melalui kegiatan ini kami memperoleh banyak pengetahuan dan praktik baik yang dapat menjadi referensi dalam mendukung program-program penguatan kerukunan umat beragama di Kabupaten Melawi,” ujarnya.
Senada dengan itu, Darmawan Agung Sukmono menilai bahwa kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga toleransi serta memperkuat kehidupan yang rukun di tengah keberagaman.
Melalui keikutsertaan dalam webinar nasional tersebut, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program penguatan moderasi beragama dan kerukunan umat beragama, serta mempererat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan masyarakat Kabupaten Melawi yang damai, toleran, dan harmonis.
