Melawi (Kemenag Melawi) — Memasuki hari ketiga pelaksanaan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Pelajaran 2026/2027, MTsN 2 Melawi memberikan pembekalan kepada murid baru mengenai pencegahan perundungan (bullying), kekerasan fisik dan psikis, pengenalan Posko Pengaduan Murid (BRUS), serta bahaya rokok dan narkoba pada Rabu (15/7/2026).
Materi disampaikan oleh Supridayanti dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Melawi. Kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran murid sejak dini agar mampu menciptakan lingkungan madrasah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
Dalam pemaparannya, Supridayanti mengajak seluruh murid untuk berani menolak tindakan perundungan, tidak melakukan kekerasan dalam bentuk apa pun, serta memanfaatkan Posko Pengaduan Murid (BRUS) apabila mengalami atau mengetahui adanya tindakan yang mengarah pada perundungan maupun kekerasan di lingkungan madrasah.
“Madrasah harus menjadi tempat yang aman dan menyenangkan bagi seluruh murid. Jangan takut untuk melapor jika mengalami atau menyaksikan tindakan perundungan. Mari bersama-sama menciptakan lingkungan belajar yang saling menghargai, peduli, dan bebas dari kekerasan,” ujarnya.
Selain itu, peserta MATAMUDA juga diberikan edukasi mengenai dampak buruk rokok dan penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan, masa depan, serta kehidupan sosial. Murid diharapkan memiliki keberanian untuk menjauhi berbagai perilaku negatif dan membangun karakter yang sehat, disiplin, serta bertanggung jawab.
Melalui materi pada hari ketiga MATAMUDA ini, MTsN 2 Melawi berharap seluruh murid baru memiliki pemahaman yang baik tentang pentingnya menjaga diri, menghormati sesama, serta menciptakan budaya madrasah yang ramah anak, aman, dan bebas dari perundungan, kekerasan, rokok, maupun narkoba.
