Pihak SPBU H. Sukiman Salurkan Donasi untuk Lebaran Yatim dan Disabilitas 2026 melalui Kemenag Melawi

Screenshot

Melawi (Kemenag Melawi) — Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama terus mengalir menjelang pelaksanaan Lebaran Yatim dan Disabilitas 2026 dalam rangka rangkaian kegiatan Peaceful Muharam 1448 H. Pada Rabu (24/6/2026), Staf Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi, Abdullah Romadon, menerima bantuan dan sumbangan dari pihak SPBU H. Sukiman untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk partisipasi dan kepedulian dunia usaha terhadap upaya memuliakan anak yatim dan penyandang disabilitas pada momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Bantuan yang diterima nantinya akan disalurkan kepada para penerima manfaat dalam kegiatan Lebaran Yatim dan Disabilitas yang akan dilaksanakan pada Kamis, 25 Juni 2026 bertepatan dengan 10 Muharam 1448 H. Program ini merupakan agenda nasional Kementerian Agama yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia sebagai bagian dari rangkaian Peaceful Muharam 1448 H.  

Abdullah Romadon menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh SPBU H. Sukiman. Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan program sosial keagamaan yang bertujuan menghadirkan kebahagiaan bagi anak yatim dan penyandang disabilitas.

“Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan semangat berbagi kepada sesama. Kami mengucapkan terima kasih kepada SPBU H. Sukiman yang telah turut ambil bagian dalam menyukseskan kegiatan Lebaran Yatim dan Disabilitas. Semoga bantuan yang diberikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semua pihak,” ujarnya.

Program Lebaran Yatim dan Disabilitas merupakan gerakan kepedulian sosial yang diinisiasi Kementerian Agama bersama berbagai lembaga filantropi Islam untuk menghadirkan kebahagiaan bagi anak yatim dan penyandang disabilitas melalui pemberian santunan, bantuan pendidikan, serta berbagai bentuk dukungan lainnya. Program ini juga menjadi wujud nyata kehadiran Kementerian Agama dalam memperkuat nilai-nilai kepedulian, inklusivitas, dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.  

Melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga keagamaan, dan masyarakat, diharapkan peringatan 10 Muharam tidak hanya menjadi momentum spiritual, tetapi juga menjadi sarana menebarkan kebahagiaan dan harapan bagi mereka yang membutuhkan perhatian serta dukungan bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *