Penyuluh Agama Katolik KUA Ella Hilir Rutin Dampingi Bina Iman Anak Sekolah Minggu Katolik

Melawi (Kemenag Melawi) — Penyuluh Agama Katolik Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ella Hilir, Veronika Sumarni, secara rutin melaksanakan pendampingan dan penyuluhan kepada kelompok Bina Iman Anak Sekolah Minggu Katolik (BIA-SMK) di Stasi Santo Yohanes Paulus II Remayan, Paroki Santo Petrus Ella Hilir, Minggu (28/06/2026).

Kegiatan pembinaan ini merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam membentuk karakter dan memperkuat iman anak-anak sejak usia dini melalui pendidikan keagamaan yang berkesinambungan. Pendampingan dilakukan melalui penyampaian materi iman, pembacaan Kitab Suci, doa bersama, nyanyian rohani, serta berbagai metode pembelajaran yang menarik dan mudah dipahami oleh anak-anak.

Veronika Sumarni menyampaikan bahwa pembinaan iman sejak dini memiliki peran penting dalam membentuk pribadi anak yang beriman, berakhlak mulia, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.

“Anak-anak merupakan generasi penerus Gereja dan bangsa. Karena itu, mereka perlu dibekali dengan nilai-nilai iman, kasih, dan pengharapan sejak usia dini agar tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab serta mampu mengamalkan ajaran Kristus dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ia juga mengajak para orang tua untuk terus mendukung dan mendampingi anak-anak dalam mengikuti kegiatan pembinaan iman, sehingga proses pendidikan karakter tidak hanya berlangsung di gereja, tetapi juga di lingkungan keluarga.

Kegiatan Bina Iman Anak Sekolah Minggu Katolik di Stasi Santo Yohanes Paulus II Remayan berlangsung dengan penuh sukacita dan antusiasme. Anak-anak mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan semangat, menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan membangun.

Melalui pendampingan yang dilaksanakan secara rutin, Penyuluh Agama Katolik KUA Kecamatan Ella Hilir terus berkomitmen mendukung pembinaan umat, khususnya generasi muda, agar memiliki iman yang kokoh, karakter yang baik, serta mampu menjadi pribadi yang membawa damai dan kasih di tengah keluarga, Gereja, dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *