Penyuluh Agama Islam KUA Tanah Pinoh Sampaikan Khutbah Jumat Bertema “Menata Hati di Awal Muharram 1448 H”

Melawi (Kemenag Melawi) — Penyuluh Agama Islam Kecamatan Tanah Pinoh, Udin Japri, menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Al-Kautsar, Desa Keranjik, Kecamatan Tanah Pinoh, Jumat (26/06/2026). Mengangkat tema “Menata Hati di Awal Muharram Tahun Baru 1448 Hijriah”, khutbah tersebut mengajak jamaah menjadikan pergantian tahun Hijriah sebagai momentum introspeksi dan memperbaiki kualitas keimanan.

Dalam khutbahnya, Udin Japri mengingatkan bahwa datangnya Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian angka dalam kalender Hijriah, melainkan kesempatan bagi setiap muslim untuk melakukan muhasabah atau evaluasi diri atas perjalanan hidup selama setahun terakhir.

Ia mengajak jamaah untuk menata hati dengan memperkuat keimanan, memperbanyak amal saleh, menjaga hubungan baik dengan sesama, serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT sebagai bekal menjalani kehidupan di tahun yang baru.

“Muharram adalah salah satu bulan yang dimuliakan Allah SWT. Sudah sepatutnya kita menjadikan momentum ini sebagai awal untuk memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, meninggalkan kebiasaan yang kurang baik, serta memperkuat kepedulian kepada sesama,” ungkap Udin Japri dalam khutbahnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan membangun kehidupan bermasyarakat yang harmonis dengan mengedepankan sikap saling menghormati dan tolong-menolong dalam kebaikan.

Khutbah Jumat berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh masyarakat Desa Keranjik. Melalui penyampaian materi yang relevan dengan momentum Tahun Baru Islam, diharapkan jamaah semakin termotivasi untuk menjadikan Muharram sebagai titik awal meningkatkan kualitas ibadah, akhlak, dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan ini merupakan bagian dari peran aktif Penyuluh Agama Islam dalam memberikan pembinaan keagamaan kepada masyarakat sekaligus memperkuat nilai-nilai moderasi beragama dan pembinaan umat di wilayah Kecamatan Tanah Pinoh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *