Lima Buku Karya Guru, Siswa, dan Komunitas Literasi Melawi Resmi Hadir di Aplikasi LDR Kemenag Melawi

Melawi (Kemenag Melawi) — Komitmen dalam mengembangkan budaya literasi dan transformasi digital terus ditunjukkan oleh Kementerian Agama Kabupaten Melawi melalui aplikasi LDR (Literasi Digital Religius). Hingga Kamis (18/6/2026), sedikitnya lima karya literasi dari guru, siswa, dan komunitas pendidikan di Kabupaten Melawi telah resmi diluncurkan dan dapat diakses secara digital oleh masyarakat melalui aplikasi tersebut.

Kelima buku yang kini tersedia dalam format e-book tersebut yakni “Jejak Hati di Lembar Kata” karya Komunitas KKG-MI Gugus 1 MIN 2 Melawi, “Harmoni Rasa & Makna: Meresapi Cita Rasa dan Makna Makanan Khas Melawi” karya Misnawati, “Pantun Sejarah Islam” karya Fithriani, “Dendam dan Doa” sebuah novel karya Fikih Al Kahfi, serta “Mimpi di Atas Kardus: Kisah Lahirnya MAN Melawi” karya Muhammad Ghozali Thoyib.

Kehadiran berbagai karya tersebut menjadi bukti bahwa semangat menulis dan berkarya di lingkungan madrasah terus tumbuh dan berkembang. Melalui platform digital, hasil kreativitas para penulis dapat diakses lebih luas oleh masyarakat tanpa terbatas ruang dan waktu.

Masyarakat yang ingin membaca buku-buku tersebut dapat mengakses laman Kemenag Melawi di https://kemenagmelawi.my.id/. Selanjutnya pilih menu LDR, kemudian masuk ke menu Inovasi dan E-book untuk membaca berbagai karya yang telah tersedia secara digital.

Beragam tema yang diangkat dalam buku-buku tersebut menunjukkan kekayaan gagasan dan wawasan para penulis. Mulai dari refleksi pendidikan dalam Jejak Hati di Lembar Kata, eksplorasi kuliner lokal dalam Harmoni Rasa & Makna, pembelajaran sejarah Islam melalui Pantun Sejarah Islam, kisah inspiratif dalam novel Dendam dan Doa, hingga catatan sejarah berdirinya MAN Melawi yang dituangkan dalam Mimpi di Atas Kardus: Kisah Lahirnya MAN Melawi.

Peluncuran buku digital melalui aplikasi LDR menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung gerakan literasi di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Melawi. Selain memberikan ruang publikasi bagi para penulis, inovasi ini juga memperluas akses masyarakat terhadap bahan bacaan yang edukatif, inspiratif, dan bernilai kearifan lokal.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi, Anuar Akhmad, menyambut baik hadirnya berbagai karya literasi tersebut sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem literasi yang produktif di lingkungan madrasah dan satuan kerja Kementerian Agama.

Dengan semakin bertambahnya koleksi e-book pada aplikasi LDR, diharapkan budaya membaca dan menulis di kalangan guru, siswa, serta masyarakat dapat terus meningkat, sekaligus melahirkan lebih banyak karya literasi yang bermanfaat bagi dunia pendidikan dan masyarakat luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *