Melawi (Kemenag Melawi) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi, Anuar Akhmad, memberikan pembinaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Penyuluh Agama Katolik di lingkungan Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Kemenag Melawi, Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.
Kegiatan dihadiri oleh ASN guru serta para penyuluh agama di bawah naungan Seksi Bimas Katolik Kemenag Melawi. Pembinaan ini menjadi wadah penguatan kapasitas dan peningkatan sinergi dalam mendukung pelaksanaan tugas pelayanan keagamaan kepada masyarakat.
Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan, dilanjutkan dengan doa pembukaan yang dipimpin oleh Yupianus Suminto. Dalam doanya, ia memohon berkat dan penyertaan Tuhan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar serta memberikan manfaat bagi seluruh peserta.
Selanjutnya, Plt. Kasi Bimas Katolik Kemenag Melawi, Gabriel Salim, menyampaikan sambutan sekaligus mengapresiasi kehadiran seluruh peserta. Ia menegaskan pentingnya pembinaan sebagai sarana memperkuat komitmen ASN dan penyuluh dalam menjalankan tugas pelayanan yang profesional, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kebutuhan umat.
“Pembinaan ini menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menyamakan persepsi dalam pelaksanaan program-program Bimas Katolik. Melalui kegiatan ini, kita berharap seluruh ASN dan penyuluh semakin siap menghadapi berbagai tantangan pelayanan di lapangan,” ujar Gabriel.
Pada kesempatan tersebut, Anuar Akhmad memberikan arahan dan pembinaan kepada seluruh peserta. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya menjaga integritas, disiplin, serta meningkatkan kualitas kinerja sebagai aparatur negara yang bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, ASN dan penyuluh agama memiliki peran strategis sebagai ujung tombak Kementerian Agama dalam membina umat dan menjaga kerukunan. Oleh karena itu, setiap tugas yang dijalankan harus dilandasi semangat pengabdian, profesionalisme, dan tanggung jawab.
“Sebagai ASN dan penyuluh agama, kita tidak hanya dituntut menyelesaikan pekerjaan administratif, tetapi juga menghadirkan pelayanan yang berdampak bagi masyarakat. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, bangun komunikasi yang baik dengan umat, serta terus tingkatkan kompetensi agar pelayanan yang diberikan semakin berkualitas,” pesan Anuar.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk terus memperkuat kolaborasi dan menjaga kekompakan dalam mendukung program-program Kementerian Agama, khususnya di bidang Bimas Katolik.
Kegiatan pembinaan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan di Kabupaten Melawi.
Usai pembukaan dan pembinaan, kegiatan dilanjutkan dengan agenda Penguatan Kinerja ASN Seksi Bimas Katolik, Penguatan Kinerja Penyuluh Agama Katolik, serta sesi sharing dan tanya jawab yang menjadi ruang diskusi bagi peserta untuk berbagi pengalaman, menyampaikan masukan, dan mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas di lapangan. Melalui kegiatan ini diharapkan ASN dan penyuluh Bimas Katolik semakin solid, profesional, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada umat serta masyarakat.
