Melawi (Kemenag Melawi) — Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi, Nono Somantri menggelar rapat terbatas bersama para Penyuluh Agama Islam di ruang podcast Kemenag Melawi, Kamis (21/5/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menyatukan arah program kerja penyuluh agar lebih terencana, seragam, dan tepat sasaran dalam pelaksanaan di lapangan.
Dalam arahannya, Nono Somantri menegaskan bahwa penyuluh agama memiliki peran strategis sebagai ujung tombak Kementerian Agama dalam memberikan pembinaan keagamaan kepada masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan koordinasi dan sinergi yang baik agar seluruh program dapat berjalan secara maksimal serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Rapat tersebut membahas sejumlah agenda penting terkait pelaksanaan program kerja penyuluh agama Islam di wilayah Kabupaten Melawi. Salah satu fokus utama yang dibahas ialah pembinaan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) sebagai upaya meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an dan pembentukan karakter religius generasi muda sejak dini.
Selain itu, rapat juga membahas berbagai kegiatan penyuluh agama Islam lainnya, seperti pembinaan keluarga sakinah, pemberantasan buta aksara Al-Qur’an, bimbingan perkawinan bagi calon pengantin, serta pembinaan majelis taklim di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Nono juga menyampaikan keprihatinannya terhadap kemampuan baca Al-Qur’an sebagian calon pengantin yang masih rendah. “Sebab terkadang saya merasa sedih saat memberikan bimbingan perkawinan, masih banyak calon pengantin yang belum bisa mengaji dengan baik,” ujarnya.
Melalui rapat terbatas ini, diharapkan seluruh penyuluh agama Islam dapat semakin solid dalam menjalankan tugas dan fungsi kepenyuluhan, sekaligus mampu menghadirkan pelayanan keagamaan yang lebih baik, profesional, dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.
