Melawi (Kemenag Melawi) — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi terus mengimplementasikan nilai green ecology sebagai bagian dari penerapan ekoteologi di lingkungan kerja. Salah satu bentuk nyata yang dilakukan adalah penanaman cabai di area belakang kantor Kemenag Melawi.
Kegiatan ini merupakan upaya memadukan nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Melalui pemanfaatan lahan kosong, Kemenag Melawi tidak hanya menciptakan lingkungan kantor yang lebih hijau dan asri, tetapi juga mendorong praktik ramah lingkungan yang berkelanjutan.
Penanaman cabai ini menjadi simbol bahwa ekoteologi tidak berhenti pada wacana, melainkan diwujudkan dalam tindakan konkret yang sederhana namun berdampak. Selain mendukung program green ecology, hasil dari tanaman tersebut juga memberikan manfaat langsung bagi pegawai, sehingga nilai ekologis dan nilai kemanfaatan sosial dapat berjalan seiring.
Kemenag Melawi berharap, implementasi green ecology melalui kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga dan merawat lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab keagamaan. Ke depan, kegiatan serupa akan terus dikembangkan sebagai bagian dari budaya kerja yang peduli lingkungan.
Melalui aksi nyata ini, Kemenag Melawi berkomitmen untuk menjadikan ekoteologi sebagai gerakan bersama dalam mewujudkan lingkungan yang lestari, produktif, dan bermanfaat bagi seluruh warga kantor.
