Melawi (Kemenag Melawi) — Upaya peningkatan kualitas pendidikan terus digencarkan melalui kerja sama lintas sektoral yang dilaksanakan di SDN 18 Tanjung Kelampu, Kecamatan Tanah Pinoh Barat, Selasa, 27 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mendukung program pemberantasan buta aksara di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kepala SDN 18 Tanjung Kelampu, Awaludin, dan melibatkan Penyuluh Agama Islam, M. Riyan Haryadi, sebagai mitra strategis dalam pembinaan dan pendampingan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Awaludin menyampaikan bahwa sinergi lintas sektoral sangat diperlukan untuk menjawab tantangan pendidikan di wilayah 3T, khususnya dalam meningkatkan kemampuan baca tulis peserta didik maupun masyarakat sekitar sekolah.
Sementara itu, Penyuluh Agama Islam M. Riyan Haryadi menegaskan bahwa peran penyuluh tidak hanya sebatas pembinaan keagamaan, tetapi juga turut berkontribusi dalam pembangunan sumber daya manusia, termasuk melalui program pemberantasan buta aksara. Menurutnya, kemampuan literasi merupakan fondasi penting dalam memahami ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keagamaan.
Melalui kerja sama lintas sektoral ini, diharapkan tercipta langkah konkret dan berkelanjutan dalam menekan angka buta aksara, sekaligus memperkuat peran sekolah sebagai pusat pemberdayaan masyarakat di wilayah Tanah Pinoh Barat.
