Kakan Kemenag Melawi Hadiri KKG Gugus 1 MIN 2 Melawi, Dorong Guru Inovatif melalui Karya Ilmiah dan Puisi Berbasis Kearifan Lokal

Melawi (Kemenag Melawi) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi, Anuar Akhmad, menghadiri kegiatan rutin bulanan Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus 1 MIN 2 Melawi yang dirangkai dengan pelatihan penulisan karya ilmiah dan puisi berbasis kearifan lokal. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula MIN 2 Melawi.

Kegiatan KKG diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Abdul Syukur dan doa oleh Abdul Muntholib. Selanjutnya, seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Madrasah yang dipandu oleh Endah Suci Puji Astuti.

Ketua KKG Gugus 1, Suhada, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan rutin KKG menjadi wadah strategis bagi guru madrasah untuk saling berbagi pengalaman, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat kebersamaan antarpendidik. Ia berharap KKG terus berjalan aktif dan memberi manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pembelajaran.

Sementara itu, Ketua KKM, Siti Nurlaila, menegaskan pentingnya sinergi antar madrasah dalam meningkatkan profesionalisme guru. Menurutnya, kegiatan KKG tidak hanya sebatas formalitas, tetapi harus mampu mendorong lahirnya inovasi dan kreativitas guru dalam proses pembelajaran.

Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Melawi, Qamarul Khair, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan KKG yang dikemas dengan pelatihan karya ilmiah dan puisi berbasis kearifan lokal. Ia menilai kegiatan tersebut selaras dengan upaya penguatan karakter dan literasi di lingkungan madrasah.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Melawi, Anuar Akhmad, menekankan empat hal penting yang harus menjadi perhatian dalam pelaksanaan KKG. Pertama, KKG harus mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi pembelajaran.

Kedua, guru dituntut untuk mampu berkolaborasi, baik dalam pengembangan materi maupun aspek pendukung lainnya, sehingga kualitas pembelajaran di kelas dapat terus meningkat. Ketiga, Anuar menekankan pentingnya muatan moderasi beragama, di mana guru dapat menanamkan nilai akhlak, kasih sayang, kerukunan, dan kebersamaan kepada peserta didik sejak dini.

Keempat, guru harus menjadi contoh dan suri teladan bagi siswa, karena perilaku dan sikap guru akan selalu dicontoh dan ditiru oleh peserta didik. Ia berharap peningkatan kualitas guru madrasah dapat terus berkembang di masa mendatang.

Terkait penulisan karya ilmiah, Anuar Akhmad juga mendorong para guru agar kegiatan rutin KKG tidak hanya berfokus pada peningkatan akademik semata, tetapi juga membuka ruang bagi kegiatan lain yang dapat menunjang semangat dan kreativitas guru. Menurutnya, inovasi menjadi kunci agar guru tetap produktif dan inspiratif.

Setelah sesi istirahat, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi inti oleh Fithriani yang mengulas penulisan karya ilmiah dan puisi berbasis kearifan lokal sebagai sarana pengembangan kompetensi dan ekspresi kreatif guru madrasah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *