Melawi (Kemenag Kalbar) — Peserta Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Kementerian Agama Kabupaten Melawi, Dian Lestari, sukses memaparkan laporan Seminar Aktualisasi dengan mengusung inovasi peningkatan kemampuan numerasi melalui gamifikasi di MTsN 1 Melawi. Inovasi ini lahir dari isu rendahnya kemampuan numerasi siswa, khususnya pada materi perkalian yang selama ini masih menjadi tantangan dalam proses pembelajaran.
Dalam gagasan aktualisasinya, Dian menghadirkan solusi kreatif berupa game ular tangga digital numerasi, sebuah media pembelajaran yang dirancang untuk membantu siswa meningkatkan kemampuan berhitung perkalian secara menyenangkan, interaktif, dan mudah dipahami. Melalui permainan ini, siswa diajak menyelesaikan soal perkalian untuk bisa melangkah ke kotak berikutnya, sehingga pembelajaran terasa seperti bermain sambil belajar.
Selama proses aktualisasi, Dian melaksanakan serangkaian kegiatan mulai dari analisis kebutuhan pembelajaran, penyusunan media gamifikasi, koordinasi dengan mentor dan kepala madrasah, uji coba game kepada siswa, hingga evaluasi hasil belajar. Penerapan gamifikasi ini terbukti memberikan dampak positif yang signifikan terhadap perkembangan numerasi siswa.
Hasil penerapan game ular tangga digital numerasi menunjukkan bahwa kemampuan perkalian siswa meningkat secara nyata. Hampir seluruh siswa mampu menghitung perkalian satu digit dengan benar, mayoritas sudah menguasai perkalian dua digit, dan sebagian siswa bahkan telah mampu menghitung perkalian tiga digit. Selain peningkatan kemampuan berhitung, keterlibatan siswa dalam pembelajaran juga meningkat drastis. Mereka terlihat lebih antusias, aktif bertanya, dan menunjukkan minat tinggi untuk mengikuti model pembelajaran ini pada pertemuan berikutnya.
Dian juga mengintegrasikan nilai-nilai ASN BerAKHLAK dalam setiap tahap aktualisasi, seperti berorientasi pada pelayanan melalui penyediaan pembelajaran yang ramah siswa, akuntabel dalam penyusunan evaluasi, kolaboratif dengan guru dan pimpinan madrasah, serta adaptif melalui pemanfaatan media digital sebagai sarana pembelajaran modern.
Secara keseluruhan, inovasi gamifikasi numerasi yang dihadirkan Dian Lestari tidak hanya menyelesaikan isu pembelajaran yang ia angkat, tetapi juga berhasil memberikan pengalaman belajar baru yang lebih menarik, efektif, dan berkelanjutan bagi siswa MTsN 1 Melawi. Inovasi ini diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai alternatif pembelajaran matematika yang kreatif dan relevan dengan perkembangan teknologi pendidikan masa kini.
