Penyuluh Agama Kristen Kemenag Melawi Hadiri Rapat Pemantapan Karnaval Natal dan KKR Oikumene di Nanga Pinoh

Gema sukacita Natal di Kabupaten Melawi mulai terasa dengan semakin intensifnya persiapan menyambut dua agenda besar keagamaan, yakni Karnaval Natal dan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Oikumene. Untuk memastikan kelancaran kedua kegiatan tersebut, seluruh panitia pelaksana mengadakan rapat koordinasi penting pada hari Selasa, 18 November 2025, bertempat di Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) jemaat Nafiri Allah, Nanga Pinoh.

Kehadiran sosok penting dari instansi pemerintah, seperti Penyuluh Agama Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi, Ibu Sri Sumarni, S.PAK, memberikan warna dan dukungan moril yang signifikan dalam rapat tersebut. Keikutsertaan beliau menunjukkan komitmen Kantor Kementerian Agama dalam mendukung kegiatan keagamaan yang bersifat Oikumene dan mempererat tali persaudaraan antarumat beragama di Melawi. Rapat yang dihadiri oleh seluruh anggota panitia dari berbagai seksi ini berlangsung dalam suasana yang serius namun penuh keakraban, mencerminkan semangat persatuan yang tinggi menjelang perayaan Natal.

Fokus utama rapat adalah mendengarkan progres laporan dari setiap seksi. Mulai dari seksi acara, seksi perlengkapan, seksi dana, seksi keamanan, hingga seksi publikasi, masing-masing memaparkan capaian kerja yang telah dilakukan dan tantangan yang masih dihadapi. Laporan progres ini sangat vital untuk mengidentifikasi potensi kendala yang mungkin timbul dan segera dicarikan solusi yang tepat. Berdasarkan pantauan, sebagian besar seksi menunjukkan perkembangan yang positif dan berada di jalur yang direncanakan. Panitia acara melaporkan kesiapan rute dan teknis pelaksanaan, sementara seksi perlengkapan memastikan semua kebutuhan logistik telah tercatat dengan baik.

Ibu Sri Sumarni, S.PAK, dalam arahannya, menekankan pentingnya koordinasi yang solid antar seksi. “Semua elemen harus bergerak serentak dan saling mendukung. Karnaval dan KKR ini adalah hajatan bersama umat Kristen di Melawi, sehingga suksesnya adalah sukses kita semua,” ujarnya. Beliau juga memberikan masukan terkait aspek administrasi dan komunikasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan aparat keamanan, demi menjamin kelancaran acara yang melibatkan massa banyak ini.

Selain laporan progres, rapat juga membahas secara detail mengenai teknis pembagian kupon dan baju kaos bagi peserta karnaval. Distribusi logistik ini perlu diatur dengan sistematis agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan kebingungan saat hari-H. Diputuskan mekanisme pengambilan dan pendataan yang ketat untuk menjamin kelancaran proses ini. Kupon yang dibagikan sendiri merupakan bagian dari upaya panitia untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan teknis selama kegiatan berlangsung, memastikan setiap peserta merasa terorganisir dan terlayani dengan baik.

Sebagai puncak dari seluruh rangkaian persiapan, rapat ini juga kembali menegaskan jadwal pelaksanaan kedua kegiatan akbar tersebut. Karnaval Natal dijadwalkan akan memeriahkan jalanan Nanga Pinoh pada Senin, 8 Desember 2025. Karnaval ini diharapkan menjadi representasi visual dari kebhinekaan dan persatuan umat Kristen di Melawi, menampilkan berbagai kreativitas dan ekspresi iman dari gereja-gereja dan lembaga Kristen yang berpartisipasi. Sementara itu, nuansa spiritual yang lebih mendalam akan dilanjutkan pada hari berikutnya, Selasa, 9 Desember 2025, dengan dilaksanakannya KKR Oikumene. KKR ini direncanakan akan menghadirkan tokoh rohani yang kredibel untuk menyampaikan pesan Natal tentang damai sejahtera dan harapan, menyatukan seluruh jemaat dalam satu persekutuan iman. Dalam sesi penutup, dibahas pula hal-hal yang dianggap perlu, termasuk antisipasi cuaca ekstrem, pengaturan lalu lintas saat karnaval berlangsung, serta mekanisme penggalangan dana yang tersisa. Komitmen seluruh panitia untuk menyukseskan acara ini terlihat jelas dari antusiasme dan keseriusan mereka.

Dengan koordinasi yang kuat dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Kantor Kementerian Agama, Panitia Karnaval Natal dan KKR Oikumene Kabupaten Melawi optimis dapat menyelenggarakan perayaan Natal yang meriah, tertib, dan bermakna bagi seluruh masyarakat, membawa pesan damai Natal ke seantero Melawi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *