Melawi (Kemenag Kalbar) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Melawi, Anuar Akhmad, mengajak Pengurus Pokja Majelis Taklim yang baru dikukuhkan untuk menjadi pelopor kegiatan subuh keliling di masjid-masjid yang ada di Kabupaten Melawi.
Ajakan tersebut disampaikan saat memberikan arahan pada kegiatan penguatan Pokja Majelis Taklim, Senin (17/11). Menurut Anuar, program subuh keliling ini merupakan salah satu upaya menghidupkan syiar dan membangkitkan semangat keagamaan di tengah masyarakat.
“Beberapa waktu lalu kami sudah berkoordinasi dengan tokoh masyarakat, salah satunya Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Melawi, Sukiman. Jadi kawan-kawan penyuluh agama dan juga Pokja yang baru dikukuhkan ini menjadi penggeraknya,” ujar Anuar.
Ia menambahkan bahwa konsep kegiatan tersebut tidak perlu dibuat rumit. Cukup melaksanakan salat Subuh berjamaah secara keliling di masjid-masjid, kemudian dilanjutkan dengan ceramah singkat yang ringan namun bermanfaat.
“Ceramahnya tidak usah panjang-panjang, 20–30 menit saja cukup. Kalau kepanjangan nanti jamaah bisa bosan,” tambahnya.
Terkait penceramah, Anuar menegaskan bahwa tidak perlu mendatangkan dari luar daerah. Para penyuluh agama yang ada di Melawi dinilai telah memiliki kapasitas dan pengalaman yang cukup untuk mengisi materi dalam kegiatan tersebut.
Melalui gerakan subuh keliling ini, Kemenag Melawi berharap terbangun kebersamaan, penguatan akhlak, serta peningkatan literasi keagamaan di masyarakat, sekaligus memperkuat peran Pokja Majelis Taklim dalam mendukung pembinaan umat di Kabupaten Melawi.
